Training Perawatan SumurTraining Perawatan Sumur Sertifikasi BNSP
LATAR BELAKANGTRAINING MIGAS PERAWATAN SUMUR
Industri minyak dan gas bumi merupakan industri yang strategis dalam pembangunan bangsa dan negara. Industri minyak dan gas bumi mempunyai ciri khusus yaitu padat modal, teknologi tinggi dan memiliki resiko yang tinggi pula, untuk itu dalam rangka pemenuhan kompetensi tenaga teknik Operator dan Ahli Pengendali Perawatan Sumur yang berkualitas dan memiliki kemampuan teknis dan ketrampilan khusus bidang minyak dan gas bumi.
Berdasarkan pertimbangan tersebut maka Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral memberlakukan peraturan Menteri nomor 20 tahun 2008 pasal 1c tentang Pemberlakuan Standar Kompentensi Kerja Nasional Indonesia di Bidang Usaha Minyak dan Gas Bumi bidang Perawatan Sumur.
SASARAN DAN MANFAAT TRAINING MIGAS PERAWATAN SUMUR
Setelah mengikuti training peserta mampu mengerti, memahami dan menguasai aspek-aspek Perawatan Sumur dan mampu mengikuti ujian Sertifikasi Kompetensi dengan baik.
PESERTA YANG PERLU IKUT TRAINING MIGAS PERAWATAN SUMUR
Manajer operasional, petugas operasi pengeboran dan produksi, operator lantai bor, operator menara bor, juru bor, ahli pengendali bor, drilling supervisor
PERSYARATAN PESERTA TRAINING MIGAS PERAWATAN SUMUR
Agar target pelaksanaan sertifikasi dapat berjalan lancar dan tercapai dengan baik, maka para peserta dianjurkan sudah memiliki pengalaman bekerja di PERAWATAN SUMUR MIGAS minimal 1 tahun untuk OLPS, OMPS, OUPS dan 3 tahun untuk APS dan PPS, dan melengkapi persyaratan sebagai berikut :
Fomulir Pendaftaran
Pengalaman kerja (CV)
Copy KTP
Copy Ijazah Pendidikan Formal/Terakhir
Sertfikat training yang berkaitan dengan MIGAS jika ada (bawa aslinya)
Surat pengalaman kerja dari Perusahaan Pengirim asli
Pas Photo terakhir berwarna ukuran 3X4 = 2 lembar dan 2X3 = 2 lembar
TINGKATAN SERTIFIKASI MIGAS PERAWATAN SUMUR :
Operator Lantai Perawatan Sumur (OLPS)
Operator Menara Perawatan Sumur (OMPS)
Operator Unit Perawatan Sumur (OUPS)
Ahli Pengendali Perawatan Sumur (APS)
Pengawas Perawatan Sumur (PPS)
OUTLINE TRAINING MIGAS PERAWATAN SUMUR (OPM)
Well Service in Oil and Gas
Workover
Reservoir Fundamental
Well Completion
Production Methode
Well Servicing – Snubing
Well Control
Safety Operation
Discussion
Simulation
FASILITAS TRAINING MIGAS PERAWATAN SUMUR
Hard / Soft Copy Materi Training
Sertifikat Kompetensi BNSP (LSP MIgas)
Sertifikat Training dari HSP
2x coffee break
Makan Siang
Gimmick
DURASITRAINING MIGAS PERAWATAN SUMUR : 3 Hari + 1 Hari Ujian
TEMPAT PELAKSANAAN TRAINING MIGAS PERAWATAN SUMUR
HSP Academy Training Center – Gading Serpong – Tangerang
BIAYA TRAINING:
OLPS, OMPS dan OUPS : Rp. 7,500,000,- (Tujuh Juta Lima Ratus Ribu Rupiah)
APS dan PPS : Rp. 8,500,000,- (Delapan Juta Lima Ratus Ribu Rupiah)
KONTAK INFORMASI:
HSP Academy Training Center
Jl. Delta Sari Indah Blok AZ 05, Delta Sari, Waru, Surabaya
Berdasarkan peraturan menteri Pertambangan dan Energi No.07P/075/MPE/1991 dan Keputusan Direktur Jendral Minyak dan Gas Bumi No.30K/03/DDJM/1998 dalam rangka menjamin kelancaran pekerjaan pekerjaan dalam kegiatan operasi produksi lepas pantai diperlukan tenaga tenaga teknis khusus yang mampu menggunakan peralatan dan teknologi yang diperlukan secara profesional.
Kebutuhan akan personil pemegang jabatan tenaga teknik khusus yang mempunyai kompetensi kerja standar sektor industri migas, makin dirasakan karena sifat industry migas yang padat teknologi, padat modal dan berisiko bahaya yang tinggi. Kompetensi kerja personil ini merupakan persyaratan minimal yang harus dipenuhi oleh pemegang jabatan tenaga teknik khusus (TTK) sektor industri migas, sub sektor industri migas hulu antara lain untuk bidang produksi, sub bidang Operasi Produksi di Indonesia.
Disamping hal tersebut diatas dan karena potensi pertambangan minyak dan gas bumi masih merupakan faktor dominan dalam strategi pembangunan Bangsa dan Negara Indonesia terutama dalam menghadapi era globalisasi dan perdagangan bebas tingkat AFTA dan AFLA., maka perlu mendorong dan merealisasi SDM yang kompeten. Untuk tujuan tersebut harus dipersiapkan dan dirancang secara sistematis antara lain dalam hal sistem diklat dan perangkat-perangkat pendukungnya.
SASARAN DAN MANFAAT TRAINING MIGAS OPERASI PRODUKSI
Peserta memahami dan menguasai aspek-aspek bidang operasi produksi lepas pantai dan darat yang menggunakan teknologi setara lepas pantai dan mampu mengikuti ujian Sertifikasi Tenaga Teknik Khusus (STTK) K3 Migas dengan lancar.
PESERTA YANG PERLU IKUT TRAINING MIGAS OPERASI PRODUKSI
Manajer operasional, petugas operasi pengeboran dan produksi, operator lantai bor, operator menara bor, juru bor, ahli pengendali bor, drilling supervisor
PERSYARATAN UMUM PESERTA TRAINING MIGAS OPERASI PRODUKSI
Agar target pelaksanaan sertifikasi dapat berjalan lancar dan tercapai dengan baik, maka para peserta dianjurkan sudah memiliki pengalaman bekerja di operasi produksi MIGAS minimal 1 tahun, dan melengkapi persyaratan sebagai berikut :
Fomulir Pendaftaran
Pengalaman kerja (CV)
Copy KTP
Copy Ijazah Pendidikan Formal/Terakhir
Sertfikat training yang berkaitan dengan MIGAS jika ada (bawa aslinya)
Surat pengalaman kerja dari Perusahaan Pengirim asli
Pas Photo terakhir berwarna ukuran 3X4 = 2 lembar dan 2X3 = 2 lembar
TINGKATAN SERTIFIKASI MIGAS OPERASI PRODUKSI :
OPM (Operator Muda Operasi Produksi)
OPA (Operator Madya Operasi Produksi)
OPT (Operator Produksi)
OPK (Operator Kepala Operasi Produksi)
POP (Pengawas Operasi Produksi)
PUP (Pengawas Utama Operasi Produksi)
OUTLINE TRAINING OPERATOR MUDA OPERASI PRODUKSI (OPM)
Dasar-dasar Keselamatan Kerja & Lindungan Lingkungan
Pengetahuan dasar EP Migas
Reservoir Migas
Pengetahuan Operasi Dan Produksi
Pengetahuan Peralatan Produksi
Operasional Sumur
Sistem Perpipaan (Gathering System)
Operasional Instalasi Proses Produksi
Operasional Utilities
Standart Operation Procedure
Instrumentasi
Artificial Lift Operation & Troubleshooting
PERSYARATAN PESERTA OPM :
Berijasah SLTP atau setingkat, dengan pengalaman kerja minimal 5 tahun di bidang operasi produksi migas. Bila pengalaman kerja kurang dari 5 tahun, diwajibkan mengikuti pelatihan OPM.
Berijasah SLTA atau setingkat, dengan pengalaman kerja minimal 2 tahun di bidang operasi produksi migas atau tanpa pengalaman kerja, diwajibkan mengikuti pelatihan OPM.
Sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna
Umur minimal 18 tahun.
OUTLINE TRAINING OPERATOR MADYA OPERASI PRODUKSI (OPA)
Keselamatan Kerja & Lindungan Lingkungan
Pengetahuan dasar EP Migas
Reservoir Migas
Pengetahuan Operasi Dan Produksi
Pengetahuan Peralatan Produksi
Operasional Sumur
Sistem Perpipaan (Gathering System)
Operasional Instalasi Proses Produksi
Operasional Utilities
Standart Operation Procedure
Instrumentastion (Pneumatic, PLC, DCS)
Operasi Wireline, Well Logging
Artificial Lift Operation & Troubleshooting
Power Generator, MCC & Distribution
Enhanced Oil Recovery
Teknik Reservoir Migas
PERSYARATAN PESERTA OPA :
Berijasah SLTP atau stingkat, dengan pengalaman kerja minimal 8 tahun atau pengalaman kerja kurang dari 8 tahun termasuk di dalamnya 3 tahun sebagai OPM, diwajibkan mengikuti pelatihan OPA
Berijasah SLTA atau setingkat, dengan pengalaman kerja minimal 3 tahun atau pengalaman kerja kurang dari 3 tahun termasuk di dalamnya 1 tahun sebagai OPM, diwajibkan mengikuti pelatihan OPA.
Berijasah D-1 Akamigas EP dengan pengalaman kerja minimum 2 tahun sebagai OPM atau pengalaman kerja kurang dari 2 tahun diwajibkan mengikuti pelatihan OPA.
Sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna.
Umur minimal 18 tahun.
OUTLINE TRAINING OPERATOR PRODUKSI (OPT)
Keselamatan Kerja & Lindungan Lingkungan
Pengetahuan dasar EP Migas
Reservoir Migas
Pengetahuan Operasi Dan Produksi
Pengetahuan Peralatan Produksi
Operasional Sumur
Sistem Perpipaan (Gathering System)
Operasional Instalasi Proses Produksi
Operasional Utilities
Standart Operation Procedure
Instrumentastion (Pneumatic, PLC, DCS)
Operasi Wireline, Well Logging
Artificial Lift Operation & Troubleshooting
Power Generator, MCC & Distribution
Enhanced Oil Recovery
Teknik Reservoir Migas
PERSYARATAN PESERTA OPT :
Berijasah SLTP atau Setingkat, dengan pengalaman kerja minimal 10 tahun sebagai OPA. Atau pengalaman kerja kurang dari 10 tahun sebagai OPA, di wajibkan mengikuti pelatihan OPT.
Berijasah SLTA atau setingkat, dengan pengalaman kerja minimal 4 tahun sebagai OPA di bidang operasi produksi. Atau pengalaman kerja kurang dari 4 tahun, termasuk di dalamnya 1 tahun OPA di wajibkan mengikuti pelatihan OPT.
D-I Akamigas EP dengan pengalaman kerja 3 tahun sebagai OPA. Bila tanpa pengalaman kerja, diwajibkan mengikuti pelatihan OPT
Berijasah D-III Teknik atau D-II Akamigas dengan pengalaman kerja minimal 1 tahun sebagai OPA di bidang operasi produksi migas. Bila tanpa pengalaman kerja sebagai OPA, di wajibkan mengikuti pelatihan OPT.
Sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna.
Umur minimal 18 tahun.
OUTLINE TRAINING OPERATOR KEPALA OPERASI PRODUKSI (OPK)
Keselamatan Kerja & Lindungan Lingkungan
Pengetahuan dasar EP Migas
Reservoir Migas
Pengetahuan Operasi Dan Produksi
Pengetahuan Peralatan Produksi
Operasional Sumur
Sistem Perpipaan (Gathering System)
Operasional Instalasi Proses Produksi
Operasional Utilities
Standart Operation Procedure
Instrumentastion (Pneumatic, PLC, DCS)
Operasi Wireline, Well Logging
Artificial Lift Operation & Troubleshooting
Power Generator, MCC & Distribution
Enhanced Oil Recovery
Teknik Reservoir Migas
Teknik Membaca Diagram P&ID
Teknik Inspeksi Kesiapan Produksi
Strategi Perencanaan dan Pengelolaan Kebutuhan Produksi
Strategi Penempatan SDM
Manajemen Kepemimpinan
PERSYARATAN PESERTA OPK :
Berijasah SLTA atau setingkat, dengan pengalaman kerja minimal 5 tahun sebagai OPT di bidang operasi produksi lepas pantai. Bila pengalaman kerja kurang dari 5 tahun, termasuk di dalamnya 2 tahun OPT, diwajibkan untuk mengikuti pelatihan OPK, atau
Berijasah DI Akamigas dengan pengalaman kerja minimun 4 tahun sebagai OPT. Bila pengalaman kerja kurang dari 4 tahun termasuk di dalamnya 1 tahun sebagai OPT di wajibkan mengikuti kursus OPK.
Berijasah D-II Akamigas atau D-III teknik ( mesin, listrik, instrument), dengan pengalaman kerja minimal 3 tahun sebagai OPT di bidang operasi produksi lepas pantai. Bila pengalaman kerja kurang dari 3 tahun, termasuk di dalamnya 1 tahun sebagai OPT diwajibkan untuk mengikuti pelatihan OPK.
Berijasah D-III Akamigas ( bor, produksi, eksploitasi ), dengan pengalaman kerja minimal 2 tahun sebagai OPT di bidang operasi produksi. Bila tanpa pengalaman kerja kurang dari 2 tahun, diwajibkan mengikuti pelatihan OPK
Sehat Jasmani dan rohani
Tidak buta warna.
Umur minimal 18 tahun.
OUTLINE TRAINING PENGAWAS OPERASI PRODUKSI (POP)
Keselamatan Kerja & Lindungan Lingkungan
Pengetahuan dasar EP Migas
Reservoir Migas
Pengetahuan Operasi Dan Produksi
Pengetahuan Peralatan Produksi
Operasional Sumur
Sistem Perpipaan (Gathering System)
Operasional Instalasi Proses Produksi
Operasional Utilities
Standart Operation Procedure
Instrumentastion (Pneumatic, PLC, DCS)
Operasi Wireline, Well Logging
Artificial Lift Operation & Troubleshooting
Power Generator, MCC & Distribution
Enhanced Oil Recovery
Teknik Reservoir Migas
Teknik Membaca Diagram P&ID
Teknik Inspeksi Kesiapan Produksi
Strategi Perencanaan dan Pengelolaan Kebutuhan Produksi
Strategi Penempatan SDM
Manajemen Kepemimpinan
PERSYARATAN PESERTA POP :
Berijasah SLTA atau setingkat, dengan pengalaman kerja minimal 5 tahun sebagai OPK di bidang operasi produksi lepas pantai. Bila masa kerja kurang dari 5 tahun termasuk didalamnya 3 tahun sebagai OPK, diwajibkan mengikuti pelatihan POP.
Berijasah D I dengan pengalaman kerja minimal 4 tahun sebagai OPK. Dengan masa kerja kurang dari 4 tahun termasuk di dalamnya 2 tahun sebagai OPK diwajibkan mengikuti POP.
Berijasah D-II Akamigas atau D-III teknik (mesin, listrik, instrument), dengan pengalaman kerja minimal 3 tahun sebagai OPK di bidang operasi produksi lepas pantai. Bila masa kerja kurang dari 3 tahun termasuk di dalamnya 2 tahun sebagai OPK, di wajibkan untuk mengikuti pelatihan POP.
Berijasah D-III Akamigas (bor, produksi, eksploitasi), dengan pengalaman kerja minimal 2 tahun sebagai OPK di bidang operasi produksi. Bila masa kerja kurang dari 2 tahun termasuk di dalamnya 1 tahun sebagai OPK diwajibkan mengikuti pelatihan POP.
Berijasah S-I Teknik / eksakta atau yang sederajat dengan pengalaman kerja minimal 1 tahun sebagai OPK di bidang operasi produksi lepas pantai. Bila tanpa pengalaman, diwajibkan untuk mengikuti pelatihan POP.
Sehat jasmani dan rohani.
Tidak buta warna.
Umur minimal 18 tahun.
OUTLINE TRAINING PENGAWAS UTAMA OPERASI PRODUKSI (PUP)
Keselamatan Kerja & Lindungan Lingkungan
Pengetahuan dasar EP Migas
Reservoir Migas
Pengetahuan Operasi Dan Produksi
Pengetahuan Peralatan Produksi
Operasional Sumur
Sistem Perpipaan (Gathering System)
Operasional Instalasi Proses Produksi
Operasional Utilities
Standart Operation Procedure
Instrumentastion (Pneumatic, PLC, DCS)
Operasi Wireline, Well Logging
Artificial Lift Operation & Troubleshooting
Power Generator, MCC & Distribution
Enhanced Oil Recovery
Teknik Reservoir Migas
Teknik Membaca Diagram P&ID
Teknik Inspeksi Kesiapan Produksi
Strategi Perencanaan dan Pengelolaan Kebutuhan Produksi
Strategi Penempatan SDM
Manajemen Kepemimpinan
PERSYARATAN PESERTA PUP :
Berijasah SLTA atau setingkat, dengan pengalaman kerja minimal 6 tahun sebagai POP di bidang operasi produksi lepas pantai. Bila masa kerja kurang dari 6 tahun termasuk didalamnya 5 tahun sebagai POP, diwajibkan mengikuti pelatihan PUP.
Berijasah D-I Akamigas (bor, produksi, eksploitasi), dengan pengalaman kerja minimal 6 tahun sebagai POP di bidang operasi produksi. Bila masa kerja kurang dari 6 tahun termasuk di dalamnya 5 tahun sebagai POP diwajibkan mengikuti pelatihan PUP.
Berijasah D-II Akamigas atau D-III teknik (mesin, listrik, instrument), dengan pengalaman kerja minimal 6 tahun sebagaiPOP di bidang operasi produksi lepas pantai. Bila masa kerja kurang dari 6 tahun termasuk di dalamnya 5 tahun sebagai POP, di wajibkan untuk mengikuti pelatihan PUP.
Berijasah D-III Akamigas (bor, produksi, eksplorasi), dengan pengalaman kerja minimal 6 tahun sebagai POP. Bila masa kerja kurang dari 6 tahun termasuk di dalamnya 5 tahun sebagai POP, diwajibkan mengikuti pelatihan PUP.
Berijasah S-I Teknik / eksakta atau yang sederajat dengan pengalaman kerja minimal 4 tahun sebagai POP. Bila masa kerjanya kurang dari 4 tahun termasuk di dalamnya 3 tahun sebagai POP, diwajibkan untuk mengikuti pelatihan PUP.
Sehat jasmani dan rohani & Tidak buta warna.
Umur minimal 18 tahun.
FASILITAS TRAINING MIGAS OPERASI PRODUKSI
Hard / Soft Copy Materi Training
Sertifikat Kompetensi BNSP (LSP MIgas)
Sertifikat Training dari HSP
2x coffee break
Makan Siang
Gimmick
JADUAL TRAINING MIGAS OPERASI PRODUKSI
Durasi Training OPM Selama 2 Hari + 1 Hari Ujian
Durasi Training OPA dan OPT Selama 3 Hari + 1 Hari Ujian Sertifikasi
Durasi Training OPK, POP dan PUP Selama 4 Hari + 1 Hari Ujian Sertifikasi
TEMPAT PELAKSANAAN TRAINING MIGAS OPERASI PRODUKSI
HSP Academy Training Center – Gading Serpong – Tangerang
BIAYA TRAINING:
OPM (Operator Muda Operasi Produksi) : Rp. 7.000.000,-
OPA (Operator Madya Operasi Produksi) : Rp. 8.000.000,-
OPT (Operator Produksi) : Rp. 8.000.000,-
OPK (Operator Kepala Operasi Produksi) : Rp. 9.000,000,-
POP (Pengawas Operasi Produksi) : Rp. 9.000.000,-
PUP (Pengawas Utama Operasi Produksi) : Rp. 9.000.000,-
Rigs merupakan komponen vital dalam pengangkutan hidrokarbon dari sumur, sehingga demi kelancaran proses operasi, perusahaan perlu mengadakan pemeriksaan rig secara periodik sebagai tindakan perawatan preventif. Sebagai media pengakses, rig memiliki beberapa komponen, seperti, hoisting system, rotary system, circulation system, blowout prevention system, dan power system yang kesemuanya harus rajin diinspeksi sehingga kondisi rig selalu dapat dimonitor.
Oleh sebab itulah, perusahaan yang bergerak pada sektor industri pertambangan minyak dan gas bumi tentunya membutuhkan pekerja yang mampu mengidentifikasi, memverifikasi, menggunakan instrumen inspeksi, mengetahui standar penilaian kriteria serta mampu membaca dan menerjemahkan hasil dari inspeksi tersebut. Kesalahan perhitungan yang dilakukan oleh pekerja dapat mengakibatkan rusaknya pipa tubular dan mata bor yang berada di dasar sumur sehingga untuk itulah perlu diadakan pemeriksaan rutin untuk mengevaluasi kinerja produktivitas perusahaan.
SASARAN DAN MANFAAT TRAINING INSPEKSI RIG
Peserta mengerti K3 dalam inspeksi rig
Peserta memahami philosophy tentang inspeksi
Peserta memahami dan mampu melakukan verifikasi dokumen dan inspeksi peralatan rig
Peserta cakap menggunakan peralatan inspeksi dan mengetahui standar kriterianya.
Peserta mampu membaca dan menterjemahkan standar pemeriksaan rig.
PESERTA YANG PERLU IKUT TRAINING INSPEKSI RIG
Manajer operasional, manajer HSE, staf HSE, petugas operasi pengeboran dan produksi, operator lantai bor, operator menara bor, juru bor, ahli pengendali bor, drilling supervisor
PERSYARATAN PESERTA TRAINING INSPEKSI RIG
Agar target pelaksanaan sertifikasi dapat berjalan lancar dan tercapai dengan baik, maka para peserta dianjurkan sudah memiliki pengalaman bekerja di RIG minimal 1 tahun, dan melengkapi persyaratan sebagai berikut :
Fomulir Pendaftaran
Pengalaman kerja (CV)
Copy KTP
Copy Ijazah Pendidikan Formal/Terakhir
Sertfikat training yang berkaitan dengan MIGAS jika ada (bawa aslinya)
Surat pengalaman kerja dari Perusahaan Pengirim asli
Pas Photo terakhir berwarna ukuran 3X4 = 2 lembar dan 2X3 = 2 lembar
OUTLINE TRAINING INSPEKSI RIG
Kesehatan, Keselamatan Kerja Inspeksi Rig
Philosophy Inspeksi
Inspeksi Rig & Review dokumen
Inspeksi / Pemeriksaan Sistem Pengangkat
Inspeksi / Pemeriksaan sistem pemutar
Inspeksi / Pemeriksaan Sistem Sirkulasi
Inspeksi / Pemeriksaan Sistem Pencegah Semburan Liar
Inspeksi / Pemeriksaan Sistem Tenaga
Membuat laporan inspeksi
FASILITAS TRAINING INSPEKSI RIG
Hard / Soft Copy Materi Training
Sertifikat Kompetensi BNSP (LSP MIgas)
Sertifikat Training dari HSP
2x coffee break
Makan Siang
Gimmick
JADUAL TRAINING INSPEKSI RIG
Durasi Training Selama 3 Hari + 1 Hari Ujian Sertifikasi
TEMPAT PELAKSANAAN TRAINING INSPEKSI RIG
HSP Academy Training Center – Gading Serpong – Tangerang
BIAYA TRAINING: Rp. 7,500,000,- (Tujuh juta lima ratus ribu rupiah)
Alhamdulillah HSP Academy mendapatkan kepercayaan dari PT Bama Bumi Sentosa (BBS) sebagai pelaksana training Petugas Penanganan Bahaya Gas H2S bersertifikasi BNSP melalui LSP MIGAS. Training yang difasilitasi oleh instruktur senior HSP Academy Ir. Suhatri Agus yang sudah sangat berpengalaman dalam bidang Oil and Gas ini dihadiri oleh 20 orang peserta dan dilaksanakan di Hotel Ibis Gading Serpong Tangerang. Training dilaksanakan pada tanggal 19-20 September 2015 dan Ujian sertifikasi oleh LSP Migas dilaksanakan pada tanggal 21 September 2015. Alhamdullillah pelatihan ini berjalan dengan lancar dan sukses dimana semua peserta dinyatakan lulus ujian kompetensi oleh LSP Migas yang mendatangkan 3 orang assessor untuk menguji peserta. Berikut adalah foto-foto training Petugas Penanganan Bahaya Gas H2S bersertifikasi BNSP:
Training Petugas Penanganan Bahaya Gas H2S Bersertifikasi BNSPTraining Petugas Penanganan Bahaya Gas H2S Bersertifikasi BNSP
Alhamdullillah HSP Academy mendapat kepercayaan dari Manajemen Total E&P Indonesie sebagai penyelenggara training Petugas Penanganan Keselamatan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang disertifikasi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Training yang dilaksanakan untuk dua Batch berlangsung selama enam hari mulai tanggal 14 – 19 September 2015 di Hotel Aston Balikpapan. Batch 1 dilaksanakan pada tanggal 14-16 September 2015 dan Batch 2 dilaksanakan pada tanggal 17-19 September 2015. Training difasilitasi oleh senior trainer HSP yaitu DR. Alfajri Ismail, M.Si., MPM yang sangat berpengalaman dalam bidang manajemen keselamatan bahan kimia. Berikut adalah foto2 training Batch 2 Training Petugas Penanganan Keselamatan B3 bersertifikasi BNSP.
Training Penanganan B3 Total E&P Indonesie Batch 2Training Penanganan B3 Total E&P Indonesie Batch 2
Alhamdullillah HSP Academy mendapat kepercayaan dari Manajemen Total E&P Indonesie sebagai penyelenggara training Petugas Penanganan Keselamatan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang disertifikasi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Training yang dilaksanakan untuk dua Batch berlangsung selama enam hari mulai tanggal 14 – 19 September 2015 di Hotel Aston Balikpapan. Batch 1 dilaksanakan pada tanggal 14-16 September 2015 dan Batch 2 dilaksanakan pada tanggal 17-19 September 2015. Training difasilitasi oleh senior trainer HSP yaitu DR. Alfajri Ismail, M.Si., MPM yang sangat berpengalaman dalam bidang manajemen keselamatan bahan kimia. Berikut adalah foto2 training Batch 1 Training Petugas Penanganan Keselamatan B3 bersertifikasi BNSP.
Training Penanganan B3 Total E&P Indonesie Batch 1Training Penanganan B3 Total E&P Indonesie Batch 1
TRAINING SUPERVISOR PERAWATAN MEKANIK SEKTOR MIGAS BERSERTIFIKASI BNSP
LATAR BELAKANGTRAINING SUPERVISOR PERAWATAN MEKANIK SEKTOR MIGAS
Kebutuhan supervisor/pengawas dalam bidang perawatan mekanik sektor industry Minyak Dan Gas yang bersertifikasi sudah menjadi mandatory bagi banyak perusahaan yang bergerak dalam bidang MIGAS. Supervisor perawatan mekanik yang memiliki kompetensi dan bersertifikasi dapat menjamin kelancaran proses produksi dan operasional kegiatan MIGAS. HSP Academy yang merupakan Tempat Uji Kompetensi (TUK) dari LSP MIGAS Jakarta dapat membantu perusahaan anda untuk melaksanakan pelatihan dan sertifikasi bagai supervisor perawatan mekanik.
SASARAN DAN MANFAAT TRAINING SUPERVISOR PERAWATAN MEKANIK SEKTOR MIGAS
Memahami prinsip dasar K3 dan P3K ditempat kerja
Memahami tatacara persiapan peralatan kerja dan tempat kerja
Memahami prinsip-prinsip penggunaan peralatan kerja mekanik
Memahami dan mampu membuat perencanaan perawatan/perbaikan mesin
Memahami dan mampu melakukan evaluasi program perawatan dan pemeliharaan mesin
Memahami dan mampu membaca gambar tekni dan P&ID
PESERTA YANG PERLU IKUT TRAINING SUPERVISOR PERAWATAN MEKANIK SEKTOR MIGAS
Manajer, Staf, Engineer dan semua personel yang terkait dengan sistem pemeliharaan dan perawatan peralatan mesin
OUTLINE TRAINING SUPERVISOR PERAWATAN MEKANIK SEKTOR MIGAS:
Prinsip K3 dan P3K ditempat kerja
Dasar-dasar K3 ditempat Kerja
Dasar-dasar P3K
Konsep Perawatan Mekanik
Pengertian teknik perawatan mekanik dan strategi perawatan mekanik
Direct dan indirect preventive maintenance
Subjective dan objective maintenance
Planned dan unplanned maintenance
Prosedur dan strategi perawatan mekanik
Pengukuran geometris
Jenis mengukuran dan jenis alat ukur geometris
Mensejajarkan poros terhadap bidang datar
Mensejajarkan poros terhadap dua bidang
Pelumas dan Pelumasan
Fungsi, bahan dasar, sifat dan kalsifikasi minyak pelumas
Bahan tambah minyak pelumas
Fungsi dan kalasifikasi Grease
Oil Seal dan Packing
Fungsi Oil Seal
O-Ring, Seal Kotak dan Packing
Perawatan Bantalan
Konstruksi, jenis, oprasi standard dan penerapan Bantalan Gelinding
TRAINING SISTEM MANAJEMEN LINGKUNGAN SEKTOR MIGAS BERSERTIFIKASI BNSP
LATAR BELAKANGTraining Sistem Manajemen Lingkungan MIGAS
Sumber Daya Alam (SDA) Minyak dan Gas Bumi (Migas) terbentang luas di bumi nusantara yang merupakan potensi besar Negara Indonesia. Kondisi tersebut merupakan aset yang sangat mahal dan sekaligus sebagai faktor keunggulan kompetitif yang tidak dimiliki oleh setiap negara. Potensi sumber daya alam Migas tersebut merupakan faktor dominan dalam strategi pembangunan bangsa dan negara Indonesia terutama dalam menghadapi era globalisasi dan perdagangan bebas tingkat AFTA dan AFLA. Memperhatikan aset dan potensi sumber daya alam khususnya di Sektor Industri Minyak dan Gas Bumi serta Panas Bumi di mana meliputi Sub Sektor Industri Minyak dan Gas Bumi Hulu Hilir memerlukan supporting yang salah satunya dibidang Sistem Manajemen Lingkungan. Industri Migas selain memberikan nilai devisa yang cukup tinggi bagi bangsa dan negara, juga memberikan dampak negatif terhadap lingkungan. Karena itu, untuk pengelolaan SDA tersebut diperlukan SDM yang kompeten, dalam penanganan Sistem Manajemen Lingkungan tersebut. Guna mendorong dan merealisasikan SDM yang kompeten tersebut harus dipersiapkan dan dirancang secara sistematis antara lain dalam hal sistem diklat dan perangkat-perangkat pendukungnya. Dengan demikian akan dihasilkan SDM yang handal untuk mengelola kekayaan SDA secara profesional. Melalui penyiapan SDM yang memiliki kualifikasi dan kompetensi terstandar maka bangsa Indonesia akan survive dalam menghadapi era kompetisi dan perdagangan bebas serta menerapkan pembangunan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.
SASARAN DAN MANFAAT Training Sistem Manajemen Lingkungan MIGAS
Memahami Kegiatan Industri Migas di Sektor Hulu dan Hilir
Mampu mengidentifikasi Dampak Kegiatan Industri Migas terhadap Lingkungan Hidup di Sektor Hulu dan Hilir
Mampu melakukan Identifikasi Aspek – Impact di Sektor Hulu dan Hilir
Mampu menerapkan Sistem Manajemen Lingkungan di Sektor Hulu dan Hilir
Mampu melaksanakan Parameter Lingkungan di Sektor Hulu dan Hilir
Mampu melaksanakan Pemantauan limbah Cair yang kena dampak di Sektor Hulu dan Hilir
Mampu melakukan Pengelolaan Limbah Cair di Sektor Hulu dan Hilir
Mampu menerapkan Peraturan Perundang-undangan Lingkungan Hidup yang berlaku di Sektor Hulu dan Hilir
Mampu menerapkan Baku Mutu Limbah Cair yang relevan di Sektor Hulu dan Hilir
PESERTA YANG PERLU IKUT Training Sistem Manajemen Lingkungan MIGAS
Manajer, Staf, Engineer dan semua personel yang terkait dengan pengelolaan sistem manajemen lingkungan
OUTLINE Training Sistem Manajemen Lingkungan MIGAS
Kegiatan Industri Migas • Dampak Lingkungan Industri Migas • Peraturan Perundangan • Dasar-dasar AMDAL • Sistem Manajemen Lingkungan • Pengelolaan Limbah Industri Migas (Padat dan Cair) • Baku Mutu Emisi dan Kebisingan • Pengendalian Emisi • Pengendalian Kebisingan • Peralatan Pengendalian Emisi • Studi Kasus Pengendalian Emisi dan Kebisingan • Diskusi • Simulasi
Level Sertifikasi:
Pengendali Lingkungan
Koordinator Pengendali Penerapan Operasional
Koordinator Perencana
Auditor Internal
Manajer Representatif
FASILITAS Training Sistem Manajemen Lingkungan MIGAS
Hard / Soft Copy Materi Training
Sertifikat Kompetensi BNSP
Sertifikat Training dari HSP
2x coffee break
Makan Siang
Gimmick
JADUAL Training Sistem Manajemen Lingkungan MIGAS
Durasi Training Selama 3 Hari + 1 hari ujian
TEMPAT PELAKSANAAN Training Sistem Manajemen Lingkungan MIGAS
HSP Academy Training Center – Gading Serpong – Tangerang
BIAYA TRAINING: Rp. 7,500,000,- (Tujuh juta lima ratus ribu rupiah)
LATAR BELAKANGTRAINING PENGAWAS SCAFOLDING SEKTOR MIGAS
Kebutuhan akan personel pemegang jabatan tenaga teknik khusus yang mempunyai kompetensi kerja standar di industri, makin dirasakan karena sifat industri di masa yang akan datang dituntut untuk memiliki kualitas produk unggul dan tingkat keamanan kerja yang tinggi. Kompetensi personel ini merupakan persyaratan minimal yang harus dipenuhi oleh pemegang jabatan tenaga teknik khusus (TTK) pada seluruh bidang yang berkaitan, antara lain Operator Scaffolding. PERMEN ESDM No. 20 Tahun 2008 tentang Pemberlakuan Standard Kompetensi Kerja Nasional Indonesia di Bidang Kegiatan Usaha Minyak dan Gas Bumi Secara Wajib.
SASARAN DAN MANFAAT TRAINING PENGAWAS SCAFOLDING SEKTOR MIGAS
Mengetahui dan melaksanakan peraturan keselamatan kerja yang berlaku pada saat menangani scaffolding
Mengetahui dan menjelaskan rancang bangun beserta jenis jenis scaffolding
Scaffolding independent (Tube and coupler scaffolding)
Menghitung lebar ganjal dan membaca gambar scaffolding
Memilih dan memasang papan landasan pada lantai kerja dan tangga
Mengangkat dan menurunkan barang dari dan kelantai kerja
Mempergunakan dan menangani tali temali dengan beberapa cara pengikatan
PESERTA YANG PERLU IKUT TRAINING PENGAWAS SCAFOLDING SEKTOR MIGAS
Pengawas dan inspector scaffolding, petugas K3
PERSYARATAN PESERTA TRAINING PENGAWAS SCAFOLDING SEKTOR MIGAS
Agar target pelaksanaan sertifikasi dapat berjalan lancar dan tercapai dengan baik, maka para peserta dianjurkan adalah operator crane dan personil yang terkait, berbadan sehat dan pendidikan minimal Sekolah Menengah Teknik dan Umum atau yang sederajat serta berpengalaman minimal 1 (satu) tahun dalam Menangani Pekerjaan Scaffolding, dan melengkapi persyaratan sebagai berikut :
Fomulir Pendaftaran
Pengalaman kerja (CV)
Copy KTP
Copy Ijazah Pendidikan Formal/Terakhir
Copy Sertifikat & SIO yang hidup atau yang telah habis masa berlakunya bagi yang memiliki
Surat pengalaman kerja dari Perusahaan Pengirim asli
Pas Photo terakhir berwarna ukuran 3X4 = 2 lembar dan 2X3 = 2 lembar
OUTLINE TRAINING PENGAWAS SCAFOLDING SEKTOR MIGAS
Peraturan Perundangan K3 • Pengetahuan Dasar Perancah (Scaffolding) • Jenis – jenis Scaffolding • Standar dan Pedoman Teknis scaffolding • Dasar – dasar Perhitungan Scaffolding • Supervisi dan Pemeriksaan (Inspeksi) Scaffolding • Penggunaan Scaffolding yang aman • Pemasangan dan Pembongkaran Scaffolding yang aman • Praktek Scaffolding • Simulasi
FASILITAS TRAINING PENGAWAS SCAFOLDING SEKTOR MIGAS
Hard / Soft Copy Materi Training
Sertifikat Kompetensi BNSP (LSP MIgas)
Sertifikat Training dari HSP
2x coffee break
Makan Siang
Gimmick
JADUAL TRAINING PENGAWAS SCAFOLDING SEKTOR MIGAS
Durasi Training Selama 3 Hari + 1 Hari Ujian Sertifikasi
TEMPAT PELAKSANAAN TRAINING PENGAWAS SCAFOLDING SEKTOR MIGAS
HSP Academy Training Center – Gading Serpong – Tangerang
BIAYA TRAINING PENGAWAS SCAFOLDING SEKTOR MIGAS:
Rp. 7,500,000,- (Tujuh juta lima ratus ribu rupiah)
KONTAK INRORMASI TRAINING PENGAWAS SCAFOLDING SEKTOR MIGAS
TRAINING OPERATOR SCAFOLDING SEKTOR MIGAS BERSERTIFIKASI BNSP
LATAR BELAKANGTRAINING OPERATOR SCAFOLDING SEKTOR MIGAS
Kebutuhan akan personel pemegang jabatan tenaga teknik khusus yang mempunyai kompetensi kerja standar di industri, makin dirasakan karena sifat industri di masa yang akan datang dituntut untuk memiliki kualitas produk unggul dan tingkat keamanan kerja yang tinggi. Kompetensi personel ini merupakan persyaratan minimal yang harus dipenuhi oleh pemegang jabatan tenaga teknik khusus (TTK) pada seluruh bidang yang berkaitan, antara lain Operator Scaffolding. PERMEN ESDM No. 20 Tahun 2008 tentang Pemberlakuan Standard Kompetensi Kerja Nasional Indonesia di
Bidang Kegiatan Usaha Minyak dan Gas Bumi Secara Wajib.
SASARAN DAN MANFAAT TRAINING OPERATOR SCAFOLDING SEKTOR MIGAS
Mengetahui dan melaksanakan peraturan keselamatan kerja yang berlaku pada saat menangani scaffolding
Mengetahui dan menjelaskan rancang bangun beserta jenis jenis scaffolding
Scaffolding independent (Tube and coupler scaffolding)
Menghitung lebar ganjal dan membaca gambar scaffolding
Memilih dan memasang papan landasan pada lantai kerja dan tangga
Mengangkat dan menurunkan barang dari dan kelantai kerja
Mempergunakan dan menangani tali temali dengan beberapa cara pengikatan
PESERTA YANG PERLU IKUT TRAINING OPERATOR SCAFOLDING SEKTOR MIGAS
Operator pelaksana scafolding
PERSYARATAN PESERTA TRAINING OPERATOR SCAFOLDING SEKTOR MIGAS
Agar target pelaksanaan sertifikasi dapat berjalan lancar dan tercapai dengan baik, maka para peserta dianjurkan adalah operator crane dan personil yang terkait, berbadan sehat dan pendidikan minimal Sekolah Menengah Teknik dan Umum atau yang sederajat serta berpengalaman minimal 1 (satu) tahun dalam Menangani Pekerjaan Scaffolding, dan melengkapi persyaratan sebagai berikut :
Fomulir Pendaftaran
Pengalaman kerja (CV)
Copy KTP
Copy Ijazah Pendidikan Formal/Terakhir
Copy Sertifikat & SIO yang hidup atau yang telah habis masa berlakunya bagi yang memiliki
Surat pengalaman kerja dari Perusahaan Pengirim asli
Pas Photo terakhir berwarna ukuran 3X4 = 2 lembar dan 2X3 = 2 lembar
OUTLINE TRAINING OPERATOR SCAFOLDING SEKTOR MIGAS
Peraturan Perundangan K3
• Pengetahuan Dasar Perancah (Scaffolding)
• Jenis – jenis Scaffolding
• Standar dan Pedoman Teknis scaffolding
• Dasar – dasar Perhitungan Scaffolding
• Supervisi dan Pemeriksaan (Inspeksi) Scaffolding
• Penggunaan Scaffolding yang aman
• Pemasangan dan Pembongkaran Scaffolding yang aman
• Praktek Scaffolding
• Simulasi
FASILITAS TRAINING OPERATOR SCAFOLDING SEKTOR MIGAS
Hard / Soft Copy Materi Training
Sertifikat Kompetensi BNSP (LSP MIgas)
Sertifikat Training dari HSP
2x coffee break
Makan Siang
Gimmick
JADUAL TRAINING OPERATOR SCAFOLDING SEKTOR MIGAS
Durasi Training Selama 3 Hari + 1 Hari Ujian Sertifikasi
TEMPAT PELAKSANAAN TRAINING OPERATOR SCAFOLDING SEKTOR MIGAS
HSP Academy Training Center – Gading Serpong – Tangerang
BIAYA TRAINING: Rp. 7,500,000,- (Tujuh juta lima ratus ribu rupiah)
Alhamdullillah HSP Academy dipercaya oleh manajemen PT Murinda Iron Steel untuk melaksanakan training investigasi kecelakaan kerja bagi karyawan PT Murinda. Training yang dilaksanakan pada tanggal 10-11 September 2015 di Plant PT Murinda Iron Steel Cikarang dihadiri oleh 30 orang peserta dari berbagai daerah atau project. Training difasilitasi oleh Instruktur Senior HSP yaitu DR. Alfajri Ismail, M.Si., MPM. Training selama dua hari tersebut berlangsung lancar, hangat dan penuh dengan diskusi dan latihan. Instruktur memberikan berbagai contoh kasus kecelakaan kerja dan mengajarkan berbagai teknik mencari akar masalah atau penyebab dari kecelakaan tersebut. Peserta kelihatan antusias mengikuti setiap topik dan latihan yang diberikan. Berikut adalah foto-foto training Investigasi Kecelakaan Kerja PT Murinda Iron Steel di Cikarang.
Alhamdulillah HSP Academy dipercaya oleh Ecolab Indonesia untuk menyelenggarakan training Pratical Safety bagi semua engineer (technical support) Ecolab Indonesia. Batch 1 dengan peserta sebanyak 6 orang engineer sudah terlaksana dengan baik pada tanggal 4 september 2015 di HSP Academy Training Center. In sha Allah batch 2 akan dilaksanakan bulan oktober mendatang. Berikut adalah foto-foto training Pratical Safety untuk para engineer Ecolab angkatan 1.
Training Practical Safety Ecolab Indonesia Batch 1
Alhamdullillah training K3 Migas untuk operator dan pengawas telah dilaksanakan dengan baik dan lancar. Training yang dilaksanakan di HSP Academy Training Center Gading Serpong dihadiri oleh 8 orang peserta. Training K3 Migas ini difasilitasi oleh instruktur senior HSP Academy yaitu Bapak Ir. Ismed Somad, M.Sc. Berikut adalah foto-foto training K3 Migas Angkatan ke VI.
Training Basic Safety angkatan XIV di Bandung pada tanggal 19-20 Agustus di fasiltasi oleh DR. Alfajri Ismail, M.Si., MPM. Berikut adalah foto-foto training Basic Safety Angkatan XIV.
Alhamdullillah HSP Academy kembali dipercaya oleh PT Dahana Persero sebagai penyelenggara training Pengelolaan B3 dan Limbah B3 yang dilaksanakan pada tanggal 29-30 Juli 2015 di KAMPUS Dahana Subang Jawa Barat. Training yang dihadiri oleh 31 orang peserta dari berbagai divisi difasilitasi oleh Instruktur Senior HSP Academy yaitu DR. Alfajri Ismail, M.Sc., MPM. Training yang berlangsung selama dua hari tersebut diikuti secara antusias oleh semua peserta, hal ini terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi. Metoda training yang dilakukan oleh instruktur berupa pemaparan materi, diskusi, latihan identifikasi bahaya B3 dengan software, latihan audit manajemen B3, latihan membaca MSDS dan Label B3 dan inspeksi lapangan. Berikut adalah foto-foto training Pengelolaan B3 dan Limbah B3 PT Dahana Persero pada tanggal 29-30 Juli 2015 di Kantor Pusat Manajemen PT Dahana Subang Jawa Barat.
Alhamdullillah HSP Academy kembali dipercaya oleh Pertamina Geothermal Energy untuk melaksanakan Training HAZOPs bersertifikasi BNSP untuk karyawan Pertaminia Geothermal cabang Manado. Training yang dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 18-21 May 2o15 dilaksanakan dikantor PGE Manado dan dihadiri oleh 19 orang peserta. Training ini difasilitasi oleh trainer senior HSP yaitu Bapak Suhatri Agus. Training ini merupakan Batch III yang dilaksanakan oleh Pertamina Geothermal bersama HSP Academy. Batch I dilaksanakan di Bandung, Batch II di Lampung dan Batch III di Manado. Berikut adalah foto-foto training HAZOPs Pertamina Geothermal Energy Batch III di Manado.
Training HAZOP Pertamnina Geothermal Training HAZOP Pertamnina Geothermal Training HAZOP Pertamnina Geothermal Training HAZOP Pertamnina Geothermal Training HAZOP Pertamnina Geothermal Training HAZOP Pertamnina Geothermal Training HAZOP Pertamnina Geothermal Training HAZOP Pertamnina Geothermal Training HAZOP Pertamnina Geothermal Training HAZOP Pertamnina Geothermal Training HAZOP Pertamnina Geothermal Training HAZOP Pertamnina Geothermal Training HAZOP Pertamnina Geothermal Training HAZOP Pertamnina Geothermal Training HAZOP Pertamnina Geothermal Training HAZOP Pertamnina Geothermal Training HAZOP Pertamnina Geothermal Training HAZOP Pertamnina Geothermal Training HAZOP Pertamnina Geothermal Training HAZOP Pertamnina Geothermal Training HAZOP Pertamnina Geothermal Training HAZOP Pertamnina Geothermal Training HAZOP Pertamnina Geothermal
Alhamdullillah HSP Academy kembali menyelenggarakan training operator dan Pengawas K3 MIGAS Batch II yang dilaksanakan di HSP Academy Training Center. Training yang disertifikasi oleh BNSP melalui LSP K3 ICCOSH ini berjalan dengan lancar dan Alhamdullillah semua peserta dinyatakan lulus oleh LSP K3. Ber
ikut adalah foto-foto training operator dan pengawas K3 MIGAS Batch II.
Alhamdullillah HSP Academy mendapat kepercayaan sebagai fasilitator training office ergonomic untuk karyawan Bank Indonesia (BI) pada tanggal 11 April 2015 di
Training Office Ergonomic
Anyer. Berikut adalah foto-foto training Office Ergonomic untuk Karyawan Bank Indonesia.
Alhamdullillah HSP Academy kembali mendapat kepercayaan dari PT RPE Engineering sebagai pelaksana training HAZOP Study Bersertifikasi BNSP untuk Karyawan PT RPE Engineering. Training yang dilaksanakan pada tanggal 23-25 April 2015 di Kantor Pusat PT RPE Engineering di Gandaria City Jakarta Barat. Training HAZOPs bersertifikasi BNSP ini difasilitasi oleh instruktur senior HSP yaitu Bapak Ismet Somad. Berikut adalah foto-foto training HAZOPs Bersertifikasi BNSP PT RPE Engineering.
Training HAZOPs BNSP PT RPE Training HAZOPs BNSP PT RPE Training HAZOPs BNSP PT RPE Training HAZOPs BNSP PT RPE Training HAZOPs BNSP PT RPE Training HAZOPs BNSP PT RPE Training HAZOPs BNSP PT RPE Training HAZOPs BNSP PT RPE Training HAZOPs BNSP PT RPE Training HAZOPs BNSP PT RPE Training HAZOPs BNSP PT RPE Training HAZOPs BNSP PT RPE Training HAZOPs BNSP PT RPE Training HAZOPs BNSP PT RPE Training HAZOPs BNSP PT RPE Training HAZOPs BNSP PT RPE Training HAZOPs BNSP PT RPE Training HAZOPs BNSP PT RPE Training HAZOPs BNSP PT RPE Training HAZOPs BNSP PT RPE Training HAZOPs BNSP PT RPE Training HAZOPs BNSP PT RPE
Alhamdullillah HSP Academy berhasil melaksanakan training Ahli K3 Migas untuk Operator dan Pengawas yang disertifikasi oleh BNSP melalui LSP ICCOSH. Training Operator dan Pengawas K3 Migas ini merupakan angkatan pertama (Batch I) yang dilaksanakan oleh HSP Academy. Training Operator dan Pengawas K3 Migas Angkatan pertama ini dihadiri oleh 14 peserta dari berbagai perusahaan. Training ini difasilitasi oleh instruktur senior yang memiliki pengalaman dalam bidang K3 Migas yaitu, Bp. Ir. Ismed Somat, Bp. Narwoko dan Bp. Tuhirlan. Dua diantara 3 pengajar tersebut yaitu bapak Ismet dan bapak Tuhirlan juga merupakan pengajar di Pertamina Cepu.
Traininh operator dan pengawas K3 Migas ini dilaksanakan di Hotel Ibis Gading Serpong Tangerang. Sementara pelaksanaan ujian dilaksanakan di Training Center HSP Academy yang berjarak hanya 300 meter dari Hotel Ibis Gading Serpong. Peserta dibekali dengan berbagai pengetahuan dan keahlian dalam bidang K3 Migas dan juga dipersiapkan untuk mengikuti ujian. Para peserta juga diajarkan cara menggunakan alat ukur kebisingan, Gas dan SCBA serta alat-alat pemadam seperti APAR dan Hydran.
Berikut adalah foto-foto pelaksanaan Training Operator dan Pengawas K3 Migas Batch I di HSP Academy.
Training CSMS PT Brantas Abipraya Persero tgl 23-25 Maret 2015.
Alhamdullillah HSP Academy mendapat kepercayaan dari PT Brantas Abipraya Persero sebagai fasilitator untuk pelaksanaan training Contractor Safety Management System. PT Brantas Abipraya Persero yang merupakan salah satu BUMN yang banyak bergerak dalam bidang konstruksi berkomitmen untuk menerapkan CSMS dalam mengelola kontraktor-kontraktor yang menjadi rekanan PT Brantas Abipraya.
Training CSMS yang dilaksanakan di kantor pusat PT Brantas Abipraya Cawang Jakarta Timur dihadiri oleh 26 orang peserta yang berasal dari berbagai divisi dan daerah dari seluruh Indonesia. Training CSMS ini difasiltasi oleh instruktur senior HSP Academy yaitu DR. Alfajri Ismail, M.Si., MPM yang sangat berpengalaman dalam bidang K3 dan CSMS. Para peserta sangat antusias mengikuti training CSMS ini selama 3 hari, hal ini terlihat dari interaksi yang sangat intensif antara instruktur dengan peserta training.
Para peserta diperkenalkan dengan konsep modern safety management dan manajemen pengelolaan kontraktor yang mengacu pada API Practice 76. Para peserta juga melakukan latihan tatacara seleksi kontraktor, melakukan kajian risiko, mengisi daftar periksa kontraktor, inspeksi K3 Kontraktor, penilain kinerja kontraktor dan persayaratan-persyaratan lain dan sistem manajemen kontraktor.
Berikut adalah foto-foto training CSMS PT Brantas Abipraya Persero.
Memulai awal tahun kerja 2015, HSP Academy menyelenggarakan beberapa sesi publik training diantaranya: Ahli K3 Umum Sertifikasi BNSP, Safety Inspector Sertifikasi BNSP, Study HAZOP Sertifikasi BNSP dan Operator K3 Migas Sertifikasi BNSP. Meskipun dengan jumlah peserta yang terbatas, HSP Academy tetap berkomitment menyelenggarakan training-training tersebut untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, bahkan para peserta merasa lebih nyaman dengan jumlah peserta training yang sedikit karena mereka merasa memiliki lebih banyak kesempatan untuk berdiskusi dan berdialog dengan trainer/instruktur. Berikut beberapa foto-foto training publik training K3 untuk bulan January 2015:
Training Safety Agent Batch 2 PT Pelindo II tanggal 18 February 2015.
Ahhamdullillah setelah sukses melaksanakan training safety agent angkat 1, HSP Academy melanjutkan training safety agent angkatan ke 2 pada tanggal 18 Februari 2015. Training safety agent angkatan ke 2 ini dihadiri oleh 40 orang peserta yang berasal dari karyawan PT Pelindo II dan Rekanan PT Pelindo II.
Berikut adalah foto-foto training safety agent angkatan ke 2 PT Pelindo II:
Training Safety Agent Bacth 1 PT Pelindo II Tgl 16 February 2015.
Alhamdullillah HSP Academy kembali dipercaya oleh PT Pelabuhan Indonesia II Tj. Priuk untuk melaksanakan training safety agent bagi karyawan PT Pelindo II dan Rekanan-rekanan PT Pelindo II. Training ini dilaksanakan dalam rangka sosialisasi peningkatan penerapan K3 bagi seluruh unit dan divisi Pelindo II. Training Safety Agent angkatan 1 dihadiri oleh kurang lebih 50 peserta yang berasal dari berbagai rekanan PT Pelindo II. Training ini bertujuan untuk membentuk agen-agen K3 disetiap unit operasi yang akan menjadi perpanjangan tangan dari Departemen K3 PT Pelindo II dalam menerapkan K3. Training yang difasilitasi oleh trainer Senior HSP Academy DR. Ismail Sayid, M.Si berlangsung sangat menarik dan diikuti secara antusias oleh seluruh peserta. Training yang diberikan dalam bentuk pemaparan materi dengan contoh-contoh kasus dan video, diskusi dan dialog, latihan dan praktek.
Berikut adalah foto-foto training safety agent bacth 1 PT Pelindo II:
Alhamdullillah setelah sukses dengan training safety inspector Angkatan I pada tanggal 26-29 Januari 2015, HSP Academy kembali menyelenggarakan Training Safety Inspector Angkatan II untuk karyawan PT Pelabuhan Indonesia II Tanjung Priuk pada tanggal 2 – 5 Januari 2015. Pelatihan yang dihadiri oleh 34 orang peserta dari berbagai divisi PT Pelindo II dilaksanakan di Hotel Sunlake Sunter Jakarta Utara. Training yang diadakan selama 4 hari ini difasilitasi oleh trainer-trainer senior HSP Academy, yaitu Bp. Ir. Suhatri Agus, Bp. Ir. Narwoko, Bp. Ir. Tuhirlan dan Bp. DR. Ismail Sayid. Setelah pemaparan materi dan diskusi selama 3 hari, dilanjutkan dengan latihan inspeksi lapangan yang dilaksanakan langsung di area Pelabuhan Tanjung Periuk.
Para peserta dengan antusian mengikuti pelatihan dan menimba ilmu dari para trainer yang sudah sangat berpengalaman dalam bidang K3. Dari hasil feedback yang kami peroleh, peserta merasa sangat puas dan dapat mengambil manfaat dari training ini. Berikut adalah foto-foto training safety inspector Angakatan ke II PT Pelindo II Tj. Priuk.