Training Safety Inspector PT Pelindo II Batch I Tanggal 26-29 January 2015.
Alhamdullillah HSP Academy mendapatkan kepercayaan dari manajemen PT Pelabuhan Indonesia II Tj. Periuk untuk melaksanakan training safety inspector. PT Pelindo II menaruh perhatian yang sangat besar terhadap penerapan K3 di pelabuhan dalam upaya meningkatkan pelayanan dan keselamatan bagi semua pengguna pelabuhan baik penumpang maupun Cargo. Pelatihan Batch I dilaksanakan selama 4 hari di Hotel Sunlake Sunter Jakarta Utara. Disamping peserta dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan K3 dan Inspeksi, peserta juga diberi latihan inspeksi langsung di pelabuhan Tj. Periuk. Peltihan Batch I ini dihadiri oleh 30 orang peserta dari berbagai divisi. Pelatihan difasilitasi oleh trainer-trainer senior HSP yaitu Bp. Ir. Suhatri Agus, Bp. Ir. Tuhirlan Indrajaya, Bp. Ir. Narwoko dan Bp. DR. Ismail Sayid.
Foto Gallery Training HAZOPs Bersertifikasi BNSP Pertamina Geothermal Energy Lampung Tgl 19-21 January 2015.
Alhamdullillah setelah sukses melaksanakan training HAZOP untuk karywan Pertamina Geothermal Energy di Bandung pada Bulan January 2014, Pertamina Geothermal Energy kembali mempercayakan Training HAZOPs bersertifikasi BNSP untuk karyawan Pertamina Geothermal Energy di Lampung. Training HAZOP ini difasilitasi oleh senior trainer HSP Bp. Ismet Somad. Alhamdullillah semua peserta lulus dalam ujian BNSP.
Alhamdullillah HSP Academy mendapatkan kepercayaan menjadi fasilitator Training Confined space atau ruang terbatas untuk karyawan PT JO Leighton Total. Training confined space ini difasilitasi oleh Sr. trainer HSP Academy yaitu Bapak Ir. Narwoko yang sudah sangat berpengalaman dalam bidang confined space. Training confined space ini dihadiri oleh 10 orang peserta dari PT JO Leighton Total.
Training confined space ini berlangsung selama 3 hari, dimana dihari pertama dan kedua adalah pemaparan materi tentang confined space yang diselingi dengan diskusi dan latihan. Peserta juga diminta untuk berbagi pengalaman dan presentasi hasil diskusi. Di hari ketiga dilanjutkan dengan praktek lapangan. Praktek lapangan meliputi identifikasi bahaya confined space, ijin kerja confined space, confined space entry, confined space rescue dan P3K.
HSP Academy mengucapkan terimaksih kepada manajemen PT JO Leighton yang telah memberikan kepercayaan kepada HSP Academy untuk menjadi fasilitator training confined space bagi karyawan PT JO Leighton.
Berikut adalah foto-foto training Confined Space PT JO Leighton Total:
Alhamdullillah HSP Academy mendapatkan amanah dari manajemen PT BUMA sebagai penyelenggara training Auditor SMK3 bersertifikasi BNSP. Training auditor SMK3 yang dilaksanakan di Balikpapan ini dihadiri oleh 15 orang peserta dari manajemen PT BUMA. Training auditor SMK3 ini difasilitasi oleh trainer senior dan juga lead auditor yang sudah berpengalaman yaitu Ir. Azil Awalludin, MOHS.
Training Auditor SMK3 Sertifikasi BNSP
Training dilaksanakan selama tiga hari dan dihari ke empat dilaksanakan ujian kompetensi oleh assessor BNSP yang juga didatangkan dari Jakarta. Alhamdullillah training auditor SMK3 ini berjalan lancar dan semua peserta dinyatakan lulus oleh BNSP dan berhak memegang sertifikat kompetensi sebagai Auditor SMK3 dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Training Auditor SMK3 Sertifikasi BNSP
Sertifikasi Auditor SMK3 dari BNSP merupakan sertifikasi kompetensi dan profesi berskala Nasional dan diakui Internasional. Kami mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang telah lulus ujian dan berhak mendapatkan pengakuan sebagai Certified Auditor SMK3.
Training Auditor SMK3 Sertifikasi BNSP
Manajemen HSP Academy mengucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada Manajemen PT BUMA atas kepercayaan yang telah diberikan kepada kami untuk sekian kalinya dalam memberikan training kepada karyawan PT BUMA.
Alhamdullillah HSP Academy mendapatkan kepercayaan dari manajemen PT Intiland Development Tbk sebagai penyelenggara Training Safety Culture dengan tema Peran Leader Dalam Menerapkan Budaya K3 Perusahaan. Training yang difasilitasi oleh DR. Sayid Ismail dihadiri oleh hampir seluruh manajemen PT Intiland.
Training Safety Culture
Training ini dilaksanakan dalam upaya meningkatkan partisipasi semua leader atau pimpinan dalam perusahaan untuk meningkatkan kinerja K3 perusahaan. DR. Sayid Ismail yang merupakan instruktur senior dari HSP Academy memaparkan berbagai teori budaya K3, contoh-contoh penerapan dan bagaimana leader-leader dalam perusahaan berpartisipasi secara aktif dan menjadi role model dalam penerapan budaya K3 perusahaan.
Training Safety Culture
Peserta yang berjumlah 30 orang leader dari berbagai divisi terlihat antusias dalam mengikuti training ini. Mereka merasa training ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya peran leader dalam penerapan budaya K3.
Latar Belakang Training K3 Manajemen Bahaya Reaktifitas Kimia:
Bahaya reaktifitas kimia adalah bahaya yang ditimbulkan akibat adanya interaksi atau reaksi dari dua atau lebih senyawa kimia yang berbeda, seperti reaksi polimerisasi, kondensasi, hidrolisis, tercampurnya dua atau lebih bahan kimia yang tidak sesuai. Akibat dari bahaya reaktifitas kimia tersebut dapat menimbulkan ledakan, kebakaran, pelepasan gas berbahaya yang berakibat pada kerugian baik bagi perusahaan maupun masyarakat di sekitar area pabrik. Bahaya reaktifitas kimia mengakibat kecelakaan yang sangat fatal pada beberapa industri, diantaranya:
Pada tahun 1976 terjadi reaksi kimia yang tidak terkontrol di Saveso, Italy, yang mengakibatkan terjadinya kontaminasi dioxin hingga beberapa mil dari tempat kejadian.
Pada tahun 1984 terjadinya kebocoran Isocyanate di Bhopal, India, yang mengakibatkan 2000 orang meninggal.
Pada tahun 2001 terjadi ledakan ammonium nitrate di dekat Toulouse, Prancis, yang mengakibatkan 30 orang meninggal, 2500 cedera dan merusak sepertiga bagian kota Toulouse.
Pada tanggal 13 oktober 2002, terjadi ledakan di tower distilasi bahan kimia milik First Chemical Corporation Plant di Pascagoula, Mississippi, menyebabkan tiga orang cidera dan merusak sebagian besar pabrik dan memicu terjadinya kebakaran.
Masih banyak contoh kasus kecelakaan reaktifitas bahan kimia yang bersifat katastropik pernah terjadi, penyebab utamanya adalah karena kurangnya pemahaman tentang bahaya reaktifitas kimia, sehingga banyak perusahaan mengabaikan sistem pengendalian bahaya reaktifitas kimia tersebut.
Sasaran dan Manfaat Training K3 Manajemen Bahaya Reaktifitas Kimia:
Peserta diharapkan akan memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk memahami bahaya reaktifitas kimia.
Peserta mampu melakukan identifikasi bahaya rekatifitas kimia pada fasilitas operasi dan penyimpanan bahan kimia.
Peserta mampu mengembangkan sistem pengendalian bahaya reaktifitas kimia di perusahaan.
Fasilitator Training K3 Manajemen Bahaya Reaktifitas Kimia:
Trainer-trainer HSP Academy yang memiliki pengalaman akademis dan K3 diberbagai industry.
Outline Training K3 Manajemen Bahaya Reaktifitas Kimia:
Pemahaman bahaya bahan kimia
Pemahaman reaktifitas kimia dan bahaya reaktifitas kimia
Faktor-faktor penyebab terjadinya bahaya reaktifitas kimia
Identifikasi bahaya reaktifitas kimia
Sistem pengendalian bahaya reaktifitas kimia
Elemen Sistem Manajemen Bahaya Reaktifitas Kimia
Contoh-contoh kasus kecelakaan bahaya reaktifitas kimia
Latihan Identifikasi Bahaya Reaktifitas Kimia
Fasilitas Training K3 Manajemen Bahaya Reaktifitas Kimia:
Hard / Soft Copy Materi Training
Sertifikat Training
2x coffee break
Makan Siang
Jadual Training K3 Manajemen Bahaya Reaktifitas Kimia:
Open Schedule training 2 hari (Minimal peserta 4 orang)
Tempat Training K3 Manajemen Bahaya Reaktifitas Kimia:
HSP Academy Training Center
Investasi Training K3 Manajemen Bahaya Reaktifitas Kimia:
Pendaftaran peserta : Rp. 3,500,000,- (Tiga Juta Lima Ratus Ribu Rupiah)
Latar Belakang Training Identifikasi dan Pengendalian Bahaya & Risiko K3:
Bahaya dan risiko ada dimana-mana di sekeliling kita. Jenis bahaya dan tingkat risiko tergantung dari kondisi lingkungan yang dihadapi termasuk di lingkungan kerja. Jenis bahaya dan tingkat risiko dari setiap tahapan proses dalam suatu proses industry adalah spesifik. Tidak semua pekerja mampu mengenali bahaya dan risiko dari pekerjaan yang mereka lakukan. Mengetahui jenis bahaya dan tingkat risiko di lingkungan kerja adalah kunci pokok untuk dapat mengendalikan bahaya dan risiko tersebut agar tidak menjadi malapetaka atau kecelakaan yang tidak diinginkan. Berbagai teknik telah dikembangkan untuk mengidentifikasi bahaya dan kajian risiko sehingga dapat dikembangkan sistem atau program pengendalian bahaya dan risiko ditempat kerja.
Sasaran Training Identifikasi dan Pengendalian Bahaya & Risiko K3:
Peserta diharapkan akan memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk memahami dan menerapkan konsep manajemen bahaya dan risiko K3.
Peserta mampu melakukan analisis bahaya dan penilain risiko ditempat kerja.
Peserta mampu mengembangkan sistem pengendalian bahaya dan risiko di perushaan.
Siapa Yang Harus Hadir Training Identifikasi dan Pengendalian Bahaya & Risiko K3:
Staf/Manager Produksi, Lab, Gudang dan Maintenance Engineering
Staf/Manager K3
Fasilitator Training Identifikasi dan Pengendalian Bahaya & Risiko K3 :
Sr. Trainer HSP Academy yang memiliki pengalaman dalam bidang K3 baik di dunia Industri maupun sebagai akademisi.
Outline Training Identifikasi dan Pengendalian Bahaya & Risiko K3:
Pemahaman Tentang Bahaya dan Risiko
Teori Kecelakaan Kerja
Teknik dan Tools Identifikasi Bahaya di Tempat Kerja
Teknik dan Tools Penilaian Risiko
Teknik Pengendalian Bahaya & Risiko di Perusahaan (Hirarki Pengendalian)
Menerapkan Prinsip Ergonomi Untuk Mengendalikan Risiko K3
Prinsip-prinsip Manajemen Risiko
Strategi Penerapan Manajemen Risiko
Pengukuran dan Evaluasi Pengendalian Bahaya dan Risiko
Latihan dan Kerja Kelompok
Fasilitas:
Hard / Soft Copy Materi Training
Sertifikat Training
2x coffee break
Makan Siang
Gimmick
Jadual Training Identifikasi dan Pengendalian Bahaya & Risiko K3:
Open Schedule 2 hari training (Minimal peserta 4 orang)
Tempat Training Identifikasi dan Pengendalian Bahaya & Risiko K3:
HSP Academy Training Center (Dengan peserta maksimal 18 orang)
Hotel POP BSD, Grand Zuri BSD atau Fame Hotel Gading Serpong (Dengan peserta diatas 18 orang)
Investasi Training Identifikasi dan Pengendalian Bahaya & Risiko K3:
Pendaftaran peserta : Rp. 4,000,000,- (Empat Juta Rupiah)
Latar Belakang Training K3 LOG OUT TAG OUT (LOTO):
Training K3 Log Out Tag Out
Banyak kejadian kecelakaan kerja yang menyebabkan kematian (fatality) di tempat kerja karena bekerja dengan peralatan atau mesin yang memiliki sumber tenaga yang tidak diputuskan atau dimatikan sebelum bekerja dengan peralatan atau mesin tersebut. Peralatan dan mesin tersebut diantaranya adalah motor listrik, pompa, mesin pemotong, peralatan dengan sistem hidrolik, pipa uap panas bertekanan tinggi, dan peralatan serta mesin yang bertenaga lainnya. Lockout dan tagout (LOTO) merupakan prosedur keselamatan yang penting yang melindungi pekerja dari cidera ketika bekerja dengan atau dekat circuit dan peralatan bertenaga seperti tenaga listrik, hidrolik, tekanan dan sebagainya. Lock-out dilakukan dengan mengunci secara fisik pada sumber tenaga dari circuit dan peralatan setelah dimatikan. Sumber tenaga tersebut lalu diberi label dengan label yang mudah dibaca yang mengingatkan orang lain pada areal tersebut bahwa kunci telah dipasang. Disamping untuk perlindungan pekerja dari bahaya listrik lock-out dan tag-out mencegah kontak dengan bagian peralatan yang beroperasi: sudu-sudu, roda gigi, sumbu, dsb., lock-out/tag-out juga mencegah keluarnya gas, cairan atau bahan berbahaya secara tidak terduga pada tempat kerja.
Sasaran Training K3 LOG OUT TAG OUT (LOTO):
Mendemonstrasikan pemahamam mereka tentang latar belakang dan konsep LOTO
Mengenali tujuan dikeluarkannya kebijakan mengenai aplikasi LOTO serta manfaatnya dalam pekerjaan
Mengenali karyawan yang mana yang harus mengaplikasikan LOTO
Mengidentifikasi bahaya dan jenis- jenis peralatan LOTO
Memahami tahapan yang harus dilalui dalam melaksanakan LOTO dan apa yang harus dilakukan pada masing-masing tahapan.
Memiliki kesadaran yang diwujudkan dalam bentuk perilaku yang bertanggung jawab dalam melaksanakan LOTO
Siapa Yang Harus Hadir dalam Training K3 LOG OUT TAG OUT (LOTO) :
Teknisi,
Mekanik,
Electrical and Maintenance Engineers,
Production and Maintenance Supervisors/Team Leaders,
Production and Maintenance Department Heads, dan
Safety personil (Engineer/Officer).
Fasilitator Training K3 LOG OUT TAG OUT (LOTO):
Trainer-trainer HSP yang berpengalaman dalam bidang K3
Outline Training K3 LOG OUT TAG OUT (LOTO) :
Dasar peraturan dan perundangan
Manfaat LOTO
Konsep Penggembokan dan Pelabelan (LOTO): – Pengertian LOTO – Jenis/Bentuk dan Sumber Energi – Jenis Peralatan dan Alat Pengisolasian Energi – Petunjuk Umum Pelaksanaan LOTO – Petunjuk Khusus Pengetesan Permesinan dan Peralatan – Metode LOTO Group – Evaluasi/ Audit Pelaksanaan LOTO
Rangkuman dan Pedoman Praktek LOTO
Studi Kasus, Latihan
Praktek Lapangan
Resume, diskusi, Post Test
Jadual Training Training K3 LOG OUT TAG OUT (LOTO):
Open Schedule 2 hari training (Minimal peserta 4 orang)
Lokasi Training K3 LOG OUT TAG OUT (LOTO):
HSP Academy Training Center
Fasilitas Training K3 LOG OUT TAG OUT (LOTO):
Hand out untuk peserta
Soft copy materi training (1 CD)
Sertifikat Training
Investasi Training K3 LOG OUT TAG OUT (LOTO):
Rp. 3,500,000,- (Tiga Juta Lima Ratus Ribu Rupiah)
Latar Belakang Training K3 Toxicology in Industry:
Toksikologi industri dapat diartikan sebagai ilmu yang mempelajri tentang bahan beracun yang dipergunakan, diolah dan dihasilkan dalam suatu proses industri yang berdampak terhadap kesehatan pekerja. Hampir semua jenis industri menggunakan berbagai bahan kimia yang memiliki sifat toksik. Sejarah telah menunjukkan betapa ganasnya bahan kimia beracun jika terpapar terhadap manusia secara tidak terkendali. Hampir semua kita mengetahui betapa tragisnya pelepasan gas beracun MIC di Bhopal India pada tahun 1984 yang menewaskan ribuan orang seketika. Sejak kejadian tersebut, hampir semua Negara didunia mengeluarkan berbagai peraturan yang mengatur penggunaan dan pengendalian bahan kimia beracun. Pengendalian bahan kimia beracun di tempat kerja, tidak hanya untuk mencegah terjadinya kecelakaan seperti Bhopal India, akan tetapi untuk melindungi pekerja dari efek kesehatan yang diakibatan oleh paparan bahan kimia beracun baik efek kronis maupun akut.
Sasaran dan Manfaat Training K3 Toxicology in Industry:
Peserta diharapkan akan memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk memahami konsep toksikologi industri.
Peserta mampu melakukan identifikasi sumber-sumber bahaya toksik di tempat kerja.
Peserta mampu menangani bahan toksik secara aman.
Peserta memahami rute masuk paparan dari bahan toksik.
Peserta memahami efek kesehatan dari bahan toksik.
Peserta memahami alat pelindung diri yang tepat untuk setiap jenis bahan toksik.
Fasilitator Training K3 Toxicology in Industry :
Trainer HSP Academy yang berpengalaman dalam dunia industri kimia.
Outline Training K3 Toxicology in Industry:
Prinsip umum toksikologi
Undang/Peraturan yang terkait dengan pengendalian bahan beracun
Klasifikasi bahan toksik
Rute masuk bahan toksik dan organ sasaran
Bahan kimia sebagai penyebab penyakin akibat kerja
Efek kesehatan bahan toksik
Alat pelindung diri (APD) untuk penanganan bahan toksik
Fasilitas Training K3 Toxicology in Industry:
Hard / Soft Copy Materi Training
Sertifikat Training
2x coffee break
Makan Siang
Jadwal Training K3 Toxicology in Industry: Open Schedule Training 2 hari (Minimal peserta 4 orang)
Tempat Training K3 Toxicology in Industry :
HSP Academy Training Center (Dengan peserta maksimal 10 orang)
Hotel POP BSD, Grand Zuri BSD atau Fame Hotel Gading Serpong (Dengan peserta diatas 10 orang)
Investasi Training K3 Toxicology in Industry: Rp. 3,500,000,- (Tiga Juta Lima Ratus Ribu Rupiah)
Leadership atau kepemimpinan adalah sesuatu yang dimulai dari atas kebawah. Pemimpin berbeda dengan manajer, manajer adalah kedudukan jabatan dalam suatu organisasi yang mengurus segala aspek manajerial. Tidak semua manajer bisa menjadi pemimpin, namun pemimpin yang baik harus mampu melakukan aspek manajerial secara baik. Dalam aspek K3, semua pihak disemua area organisasi memiliki potensi untuk menjadi pemimpin, karena kepemimpinan terkait dengan cara pandang dan sikap pemimpin terhadap segala aspek yang menjadi tanggung jawabnya. Perubahan budaya K3 dalam suatu perusahaan tidak akan dapat dilakukan secara efektif tanpa perubahan pada kepemimpinan yang berpihak pada K3. Bagaimana seorang pemimpin atau leader dalam suatu organisasi dapat melakukan perubahan terhadap budaya K3 perusahaan? Dan apa peran seorang leader dalam merubah budaya K3?. Training ini merupakan jawaban bagi seorang leader yang ingin melakukan perubahan budaya K3 di dalam perusahaan.
Sasaran dan Manfaat Training Safety Leadership:
Peserta akan memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk memahami tentang prinsip dasar dan metode yang efektif untuk merubah budaya K3 perusahaan dengan menerapkan prinsip dan best practice perubahan perilaku dan budaya K3 yang terbukti berhasil diterapkan oleh perusahaan dengan HSE Excellent.
Meningkatkan kemampuan Leader/pemimpin dalam menerapkan progam perubahan budaya K3 dan perilaku pekerja.
Mengembangkan kualitas Leadership K3 secara personal dan paham bagaimana meningkatkan iklim dan kinerja K3.
Mampu melakukan pengujian kondisi budaya K3 dan bagaimana mengidentifikasi peluang untuk berubah.
Siapa Yang Harus Hadir :
Top Manajemen
Line Manajemen
Supervisor/Superintendent
Team Leader
Fasilitator Training Safety Leadership :
Trainer HSP Academy yang berpengalaman dalam bidang K3 dan pernah menjabat sebagai leader (Level Top Management).
Outline Training Safety Leadership:
Konsep Moderen Budaya K3
Konsep Perilaku K3
Konsep dan Implementasi Safety Leadership
Konsep safety leadership
Mindset Safety Leadership
5 Skill Safety Leadership
World Class Safety Leadership
Model – model safety leadership
Membangun Safety Leadership
Sukses Safety Leadership
Diskusi dan membuat program peningkatan personal safety leadership
Fasilitas Training Safety Leadership:
Hard / Soft Copy Materi Training
Sertifikat Training
2x coffee break
Makan Siang
Jadwal Training Safety Leadership (2 hari):
Tempat :
HSP Academy Training Center – Gading Serpong – Tangerang
Kami memiliki 7 ruang kelas dengan kapasitas 3-20 orang
Ruangan nyaman (Ada AC, projector, flip chart, tempat charger HP, meja dan kursi belajar yang ergonomis).
Parkir gratis
Antar jemput dari hotel sekitar gading serpong
Investasi Training Safety Leadership:
Pendaftaran peserta : Rp. 4,500,000,- (Empat Juta Lima Ratus Ribu Rupiah)
Ketika manajemen perusahaan memiliki komitmen yang tinggi dalam hal implementasi safety program, maka hal yang urgent adalah menentukan kebutuhan, jenis, dan perencanaan akan training – training yang harus dilakukan di internal perusahaan. Baik menggunakan sumber daya yang ada di internal perusahaan atau menggandeng training provider yang qualified untuk bidangnya. Jadi perlu ada mekanisme internal menyangkut pendidikan dan pelatihan bidang safety yang terstruktur dan terencana. Sedangkan sementara ini, seringkali kita temukan pemahaman safety sepotong – sepotong sehingga satu sama lain belum terintegrasi dengan baik. Bahkan timbul beberapa ambigu di tataran pelaksana, khususnya karyawan operasional yang memiliki tingkat resiko kerja yang tinggi. Oleh karena materi training safety meiliki spesifikasi dan criteria yang bersifat pemahaman dan pelaksanaan, maka perencanaan yang berkaitan dengan pelaksanaan training, metode, evaluasi dan pelaporan menjadi sangat penting. Sampai akhirnya bagaimana menentukan criteria dan me-manage Safety award sebagai bagaian yang tak terpisahkan untuk merangsang dan menumbuhkembangkan safety awareness di lingkungan kerjanya. Termasuk menggalakan inisiatif pelaporan secara aktif masalah – masalah safety.
Manfaat Training Safety Training dan Education
Memahami pentingnya penyusunan pendidikan dan pelatihan safety yang terencana, mulai dari waktu, metode, sampai ke silabus dan evaluasinya, sehingga pelatihan yang diberikan memiliki dampak tepat sasaran. Mampu melakukan evalusi secara menyeluruh atas program safety training, dan pembuatan laporan serta aktif membuat program apresiasi dalam bentuk Safety Award.
Outline Safety Training dan Education
Safety Training Identification
Safety Training Career
How to Train
When to Train
What to Train
In House & Public Training
Safety Training Evaluation
Safety Training Report
Type of Safety Training
Safety Training Course Containt
Safety Award
Managing award Program
Award Criteria
Target Peserta
Staf/Manager/Sr.Manager
Fasilitator :
Sr. Trainer HSP yang berpengalaman dalam bidang K3.
Jadual Training
Open Schedule 2 hari
Tempat
HSP Academy Training Center – Gading Serpong – Tangerang
Kami memiliki 7 ruang kelas dengan kapasitas 3-20 orang
Ruangan nyaman (Ada AC, projector, flip chart, tempat charger HP, meja dan kursi belajar yang ergonomis).
Parkir gratis
Antar jemput dari hotel sekitar gading serpong
Investasi Pendaftaran peserta: Rp. 3,500,000,- (Tiga Juta Lima Ratus Ribu Rupiah)
Aspek safety di lingkungan industri (perusahaan) saat ini tidak lagi sekedar melaksanakan amanat UU Keselamatan Kerja semata, tapi lebih dari itu telah menjadi fokus untuk me-manusia-kan manusia di lingkungan kerjanya.
Bagaimana agar karyawan yang bekerja merasa aman dan nyaman saat bekerja menjadi sangat penting, agar mereka fokus dalam bekerja, penuh dedikasi, integritas dan loyal. Bahkan lebih dari itu, kitapun harus berfikir agar proses produksi yang berlangsung dalam suatu perusahaan tidak mencemari lingkungan. Jadi kata kuncinya adalah bagaimana menjamin suatu pekerjaan yang aman bagi karyawan, manajemen, mitra kerja, produk, alat / permesinan, dan juga lingkungan.
Tentu banyak materi safety yang diperlukan seperti Safety Fundamental, Safety Management System, Hazardous Material, Material Safety Data Sheet, Personal Protective Equipment, dan lain – lain. Itu semua penting. Tapi ada yang lebih penting lagi yaitu masalah Safety Culture.
Safety Culture dibangun oleh 2 unsur utama, yaitu Safety Knowledge dan Safety Behavior. Selama ini banyak perusahaan yang kurang menyentuh safety behavior, ini ini adalah kata kunci agar semua karyawan memiliki safety awareness yang build in dalam dirinya.
Manfaat Training Perencanaan Budaya K3
Memahami secara komprehensif akan pentingnya mengimplementasikan aspek safety secara automatically atas dasar sebuah kesadaran, dan setiap karyawan akan tersentuh untuk memiliki high awareness terhadap segala potensi bahaya di lingkungan kerjanya, baik bahaya terhadap dirinya, orang lain, atau lingkungannya. Akhirnya diharapkan terminology zero accident akan menjadi perhatian utama seluruh entitas perusahaan, termasuk share holdernya.
Materi Bahasan Training Perencanaan Budaya K3
Pengertian Safety Culture
Various Culture in a Company
Safety Knowledge & Safety Behavior
Proses Pembentukan Safety Culture
Effotrs to Guarantee Safety Culture
Construction of safety Information
Atmosphere of Trust
Respect to Knowledge, Ability & Experience
Learning Culture
Safety Culture Planning
Safety Policy
Target Peserta Training Perencanaan Budaya K3
Manager/Sr. Manager/Top Management
Fasilitator Training Perencanaan Budaya K3
Sr. Trainer HSP Academy yang berpengalaman dalam bidang K3.
Jadwal Training Perencanaan Budaya K3
Open Schedule ( 1 hari)
Tempat Training Perencanaan Budaya K3
HSP Academy Training Center – Gading Serpong – Tangerang
Kami memiliki 7 ruang kelas dengan kapasitas 3-20 orang
Ruangan nyaman (Ada AC, projector, flip chart, tempat charger HP, meja dan kursi belajar yang ergonomis).
Parkir gratis
Antar jemput dari hotel sekitar gading serpong
Fasilitas Training Perencanaan Budaya K3
Hard / Soft Copy Materi Training
Sertifikat Training
2x coffee break
Makan Siang
Investasi
Pendaftaran peserta : Rp. 1,500,000,- (Satu Juta Lima Ratus Ribu Rupiah)
Latar Belakang Training Sampling dan Pengukuran Kontaminan Kimia di Udara:
Penggunaaan berbagai bahan kimia di tempat kerja dapat berpotensi menimbulkan dampak kesehatan yang merugikan pekerja. Berbagai jenis kontaminan kimia dapat berada di udara sebagai akibat dari kegiatan proses produksi maupun kegiatan lainnya yang menunjang proses produksi. Pekerja dapat terpajan oleh kontaminan kimia yang terdapat di udara yang dapat berbentuk gas, uap, atau partikulat. Pengukuran kontaminan kimia di udara merupakan bagian dari program industrial hygiene. Istilah kontaminan udara digunakan untuk sekelompok bahan kimia yang ada dalam campuran namun bersifat asing dalam kondisi udara yang normal, baik dari segi jenisnya maupun kuantitasnya. Absorbsi kontaminan udara oleh pekerja baik melalui pernapasan/inhalasi, melalui kulit atau tertelan dapat menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan pekerja. Oleh karenanya pajanan kontaminan udara terhadap pekerja harus dimonitor, baik dari segi konsentrasinya maupun durasi pajanannya.
Sasaran dan Manfaat Training Sampling dan Pengukuran Kontaminan Kimia di Udara:
Peserta diharapkan dapat memahami sumber dan jenis-jenis kontaminan kimia di udara
Peserta dapat memahami efek kesehatan kontaminan kimia di udara
Peserta dapat melakukan pengambilan sampel dan pengukuran kontaminan kimia diudara
Peserta mampu menginterpertasikan hasil pengukuran kontaminan kimia di udara
Siapa Yang Harus Hadir Training Sampling dan Pengukuran Kontaminan Kimia di Udara :
Staf/Manager Produksi, Laboratorium dan Maintenance Engineering
Staf/Manager K3
Dokter perusahaan
Fasilitator Training Sampling dan Pengukuran Kontaminan Kimia di Udara:
Sr. Trainer HSP Academy yang memiliki pengalaman dalam bidang hygiene industry dan K3.
Outline Training Sampling dan Pengukuran Kontaminan Kimia di Udara:
Jenis kontaminan kimia udara
Toksikologi dan efek kesehatan kontaminan kimia di udara
Kajian pajanan di tempat kerja
Metode sampling kontaminan udara
Nilai ambang batas pajanan
Metode analisis laboratorium
Contoh-contoh aplikasi diberbagai Industri
Fasilitas Training Sampling dan Pengukuran Kontaminan Kimia di Udara:
Hard / Soft Copy Materi Training
Sertifikat Training
Buku “ Sampling dan Pengukuran Kontaminan Kimia di Udara”
2x coffee break
Makan Siang
Jadwal Training Sampling dan Pengukuran Kontaminan Kimia di Udara:
Open Schedule Training 2 hari (Minimal peserta 4 orang)
Tempat Training Sampling dan Pengukuran Kontaminan Kimia di Udara:
HSP Academy Training Center – Gading Serpong – Tangerang
Kami memiliki 7 ruang kelas dengan kapasitas 3-20 orang
Ruangan nyaman (Ada AC, projector, flip chart, tempat charger HP, meja dan kursi belajar yang ergonomis).
Parkir gratis
Antar jemput dari hotel sekitar gading serpong
Investasi Training Sampling dan Pengukuran Kontaminan Kimia di Udara: Rp. 3,500,000,- (Tiga Juta Lima Ratus Ribu Rupiah)
Berbagai hasil investigasi kecelakaan kerja telah membuktikan bahwa faktor utama penyebab terjadinya kecelakaan adalah faktor manusia yang bertindak tidak aman (unsafe act). Bahkan Heinrich yang dikenal sebagai pakar yang banyak mengembangkan berbagai teori kecelakaan menyatakan bahwa 80% penyebab terjadinya kecelakaan disebabkan oleh unsafe act, 18% disebabkan oleh unsafe condition dan 2% disebabkan oleh faktor lain. Berbagai penelitian yang dilakukan oleh pakar-pakar K3 diberbagai industri menunjukkan betapa pentingnya budaya dan perilaku selamat untuk menurunkan tingkat kecelakaan dan meningkatkan produktifitas kerja.
Sasaran dan Manfaat Training K3 Total Safety Culture:
Peserta diharapkan akan memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk memahami dan menerapkan konsep perilaku dan budaya K3 untuk meningkatkan produktifitas kerja dan menurunkan tingkat kecelakaan kerja.
Meningkatkan kesadaran pekerja untuk berperilaku aman dalam bekerja sehingga dapat meningkatkan produktifitas kerja perusahaan.
Siapa Yang Harus Hadir :
Staf dan Manajer dari semua departemen atau bagian.
Top level manajemen.
Semua Karyawan
Fasilitator Training K3 Total Safety Culture :
Sr. Training HSP Academy yang berpengalaman dalam bidang K3
Outline Training K3 Total Safety Culture:
Total Safety Culture Defined
Principles of Behavor-Based Psychology to Influence Culture Change
Behavioral Observation and Feedback: A Key Tool for Culture Change
Principles of Person-Based Psychology to Influence Culture Change
Incorporating TSC Principles Into Other Safety Management Systems & Management Practices
Achieving a Total Safety Culture
Latihan Kerja Kelompok
Fasilitas Training K3 Total Safety Culture:
Hard / Soft Copy Materi Training
Sertifikat Training
2x coffee break
Makan Siang
Jadwal Training K3 Total Safety Culture:
Open Schedule 2 hari training
Tempat Training K3 Total Safety Culture:
HSP Academy Training Center – Gading Serpong – Tangerang
Kami memiliki 7 ruang kelas dengan kapasitas 3-20 orang
Ruangan nyaman (Ada AC, projector, flip chart, tempat charger HP, meja dan kursi belajar yang ergonomis).
Parkir gratis
Antar jemput dari hotel sekitar gading serpong
Investasi Pendaftaran peserta : Rp. 4,500,000,- (Empat Juta Lima Ratus Ribu Rupiah)
Mengetahui dan melaksanakan peraturan keselamatan kerja yang berlaku pada saat menangani scaffolding merupakan suatu keahlian yang harus dimiliki oleh seorang Scaffolder.
Peningkatan keahlian dari Scaffolder tersebut haruslah selalu di update dengan cara mengikuti pelatihan yang sesuai. Melalui pendidikan dan pelatihan, dapat ditingkatkan pengetahuan dan keterampilan, tanggung jawab dan disiplin, pemahaman dan pengertian tentang persyaratan keselamatan dan kesehatan kerja. Pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat dan sejahtera, bebas dari kecelakaan dan penyakit akibat kerja.
Peraturan menteri tenaga kerja No. PER.01/MEN/1980 tentang keselamatan dan kesehatan kerja pada konstruksi bangunan mensyaratkan penggunaan perancah (scaffolding) yang sesuai dan aman untuk semua pekerjaan konstruksi.
Sasaran Training K3 Pengawas Scaffolding:
Peraturan Menteri Tenaga Kerja no. PER. 01/MEN/1980 tentang Keselamatan & Kesehatan Kerja pada Konstruksi Bangunan dan SKB Menteri Tenaga Kerja dan Menteri Pekerjaan Umum no. Kep 174/Men/1986 dan no. 104/Kpts/1986 dan pedoman pelaksanaan tentang keselamatan dan kesehatan kerja pada tempat kegiatan konstruksi.
Dapat melakukan pekerjaan pemasangan, perawatan, pemeliharaan dan pembokaran perancah secara aman bagi keselamatan dirinya, orang lain, konstruksi dan bagian-bagian yang lainnya.
Memahami secara baik tentang :
Potensi bahaya konstruksi perancah
Cara pencegahan kecelakaan kerja perancah
Prosedur kerja aman perancah
Pengetahuan dasar perancah
Jenis-jenis perancah
Supervisi perancah
Pemasangan dan pembongkaran perancah
Standar dan pedoman teknis
Peraturan dan standar perancah
Siapa Yang Harus Hadir dalam Training K3 Pengawas Scaffolding :
Pelatihan ini dirancang bagi para scaffolder, khususnya yang menangani perancah (scaffolding), atau Individu yang ingin meningkatkan pemahaman dalam Penggunaan Scaffolding dalam konstruksi.
Fasilitator Training K3 Pengawas Scaffolding :
Trainer-trainer HSP yang memiliki pengalaman dalam bidang K3.
Outline Training K3 Pengawas Scaffolding:
Peraturan dan perundangan K3 konstruksi bangunan: Undang_Undang No.1 th 1970, Peraturan Menaker & Menteri Pekerjaan Umum No.147/MEN/1986 dan No.104/Kpts/1986 tentang K3 pada tempat kegiatan konstruksi bangunan
Pengetahuan dasar perancah
Jenis – jenis perancah
Standar dan pedoman teknis perancah
Supervisi dan pemeriksaan perancah
Penggunaan perancah yang aman
Dasar- dasar penilaian beban perancah
Potensi bahaya konstruksi perancah
Pemasangan dan pembongkaran perancah
Cara pencegahan kecelakaan kerja perancah
Prosedur kerja aman perancah (bekerja di ketinggian)
Praktek
Jadual Training K3 Pengawas Scaffolding:
Open Schedule 2 hari training (minimal peserta 4 orang)
Tempat Training K3 Pengawas Scaffolding:
HSP Academy Training Center – Gading Serpong – Tangerang
Kami memiliki 7 ruang kelas dengan kapasitas 3-20 orang
Ruangan nyaman (Ada AC, projector, flip chart, tempat charger HP, meja dan kursi belajar yang ergonomis).
Parkir gratis
Antar jemput dari hotel sekitar gading serpong
Fasilitas Training K3 Pengawas Scaffolding:
Hand out untuk peserta
Soft copy materi training (1 CD)
Sertifikat Training
Coffe break and lunch
Biaya Training K3 Pengawas Scaffolding:
Rp. 4,500,000,- (Empat Juta Lima Ratus Ribu Rupiah)
Latar Belakang TRAINING SAFETY LEARNING CULTURE ESTABLISHMENT
Bicara lompatan pengetahuan dan teknologi yang terjadi saat ini hampir di luar batas kontrol. Teknologi yang satu belum dikuasai, sudah diperkenalkan teknologi lain. Terapan teknologi baru ini sudah tentu mengenalkan benefit lain dari teknologi lama, sehingga menjanjikan untuk memberikan operasional margin yang lebih tinggi bagi perusahaan / industri yang menggunakanya.
Dalam mensikapi fenomena seperti ini, setidaknya ada 2 hal penting yang menjadi perhatian manajemen, yaitu :
Aspek safety dari teknologi terkini
Membangun learning culture di dalam perusahaan
Aspek yang pertama berhubungan dengan safety knowledge, dan yang kedua berhubungan dengan learning motivation agar perusahaan bisa tetap survive dan terus leading dengan back up kompetensi SDM yang memadai.
Banyak hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas SDM tidak semata – mata tergantung pada derajat kepintaraan seseorang, tapi melainkan bagaimana cara membangun motivasi agar setiap karyawan mau dan terus memelihara tingkat kompetensinya sesuai tuntutan perkembangan pengetahuan dan teknologi, sehingga out put produk selalu memenuhi standar kualitas yang ditentukan. Itulah sebabnya materi pelatihan ini menjadi semakin penting.
Manfaat TRAINING SAFETY LEARNING CULTURE ESTABLISHMENT
Memahami kesadaran dalam diri untuk terus membangun dan memeliha kompetensi sesuai perkembangan pengetahuan dan teknologi., terutama yang berkaitan dengan aspek aspek keselamatan kerja. Menyadari secara penuh akan pentingnya memelihara semangat belajar agar output perusahaan selalu memenuhi standar kualitas yang dipersyaratkan dan aman untuk digunakan.
Materi Bahasan TRAINING SAFETY LEARNING CULTURE ESTABLISHMENT
Pengertian Learning Culture
Individual Learning
Organizational Learning
Learning Facility
Learning Mind Set
Perkembangan Pengetahuan & Teknologi yang related dengan safety
Potential Hazard Identification
Peningkatan safety awareness
Safety Correction
Safety Corrective Action
Target Peserta TRAINING SAFETY LEARNING CULTURE ESTABLISHMENT
Management dan Top Management
Fasilitator TRAINING SAFETY LEARNING CULTURE ESTABLISHMENT
Sr. Trainer HSP Academy yang berpengalaman dalam bidang K3
Jadual TRAINING SAFETY LEARNING CULTURE ESTABLISHMENT
Open schedule (1 hari)
Tempat TRAINING SAFETY LEARNING CULTURE ESTABLISHMENT
HSP Academy Training Center – Gading Serpong – Tangerang
Kami memiliki 7 ruang kelas dengan kapasitas 3-20 orang
Ruangan nyaman (Ada AC, projector, flip chart, tempat charger HP, meja dan kursi belajar yang ergonomis).
Parkir gratis
Antar jemput dari hotel sekitar gading serpong
Fasilitas TRAINING SAFETY LEARNING CULTURE ESTABLISHMENT
Hard / Soft Copy Materi Training
Sertifikat Training
2x coffee break
Makan Siang
Investasi TRAINING SAFETY LEARNING CULTURE ESTABLISHMENT
Pendaftaran peserta : Rp. 1,500,000,- (Satu Juta Lima Ratus Ribu Rupiah)
Latar Belakang Training K3 Process Safety Management (PSM):
Process Safety Management (PSM) adalah merupakan suatu regulasi yang di keluarkan oleh U.S. Occupational Safety and Health Administration (OSHA), tujuannya adalah untuk mencegah terjadinya kecelakaan atau kejadian seperti kasus Bhopal di India pada tahun 1984. OSHA mengusulkan suatu standar yang mengatur cara penanganan bahan-bahan kimia berbahaya dan membuat suatu program secara komprehensif dan terintegrasi ke dalam proses teknologi, prosedur dan manajemen praktis. Kemudian OSHA mengeluarkan suatu regulasi tentang penanganan, penggunaan dan proses bahan-bahan kimia yang sangat berbahaya untuk Indistri yang menggunakan bahan kimia berbahaya. Sistem ini sangat efektif untuk mengendalikan bahaya proses pada berbagai industri untuk mencegah terjadinya kecelakaan katastropik.
Sasaran dan Manfaat Training K3 Process Safety Management (PSM):
Peserta diharapkan memahami konsep process safety management.
Peserta diharapakan mampu menerapak process safety management di tempat kerja.
Peserta diharapkan mampu menjaga dan meningkatkan process safety management di tempat kerja.
Siapa Yang Harus Hadir :
Staf/Manager Produksi, Laboratorium dan Maintenance Engineering
Staf/Manager K3
Fasilitator Training K3 Process Safety Management (PSM):
Senior Trainer HSP Academy yang berpengalaman dalam bidang Process Safety Management System.
Outline Training K3 Process Safety Management (PSM):
Introduction to PSM and its origins and goals
Overview of PSM standards and regulations world-wide, definitions, compliance interpretations
Elements of PSM:
Human error basics
Elements missing from most PSM systems, including specific human factor aspects, management commitment & accountability, and project risk management
Employee participation
Trade secrets
Process safety information
Operating procedures
Hot work permit/safe work
Training
Contractors
Process hazard analysis
Management of change
Mechanical integrity
Pre-startup safety review
Emergency planning and response
Incident investigation
Compliance auditing
Key Performance Indicators, Leading Indicators, and Tracking
Summary of roles and responsibilities
Developing PSM programs and implementation planning
Best Practice Sharing
Fasilitas Training K3 Process Safety Management (PSM):
Hard / Soft Copy Materi Training
Sertifikat Training
2x coffee break
Makan Siang
Jadual Training Training K3 Process Safety Management (PSM):
Open schedule 2 hari training
Tempat Training K3 Process Safety Management (PSM):
HSP Academy Training Center – Gading Serpong – Tangerang
Kami memiliki 7 ruang kelas dengan kapasitas 3-20 orang
Ruangan nyaman (Ada AC, projector, flip chart, tempat charger HP, meja dan kursi belajar yang ergonomis).
Parkir gratis
Antar jemput dari hotel sekitar gading serpong
Investasi Pendaftaran peserta :
Pendaftaran peserta : Rp. 4,500,000,- (Empat Lima Ratus Ribu Juta Rupiah)
Latar Belakang Training K3 Process Hazards Analysis:
Ada dua pendekatan dalam usaha pencegahan dan pengendalian kecelakaan kerja yang dapat dilakukan. Cara pertama dilakukan dengan melakukan investigasi terhadap suatu kecelakaan yang terjadi untuk mencari akar masalahnya (root causes), lalu membuat program untuk mencegah kecelakaan yang sama terulang kembali di masa yang akan datang. Cara ini dikenal dengan pendekatan reaktif. Cara kedua adalah dengan melakukan identifikasi bahaya atau kemungkinan terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan, lalu dianalisa dan dievaluasi tingkat resikonya (peluang dan konsekuensinya) untuk menentukan prioritas dan usaha-usaha atau program pencegahaan dan pengendalian kecelakaan yang perlu dilakukan. Cara kedua ini dikenal dengan pendekatan proaktif. Process Hazards Analysis merupakan pendekatan proaktif untuk mengidentifikasi potensi bahaya yang dapat terjadi dalam suatu proses industry. Metode ini menggunakan berbagai teknik untuk mengidentifikasi dan menganalisis bahaya secara efektif dan akurat. Pelatihan ini akan menjelaskan tahapan-tahapan dalam melakukan PHA dan teknik-teknik yang dapat digunakan dalam PHA serta dilengkapi dengan berbagai contoh aplikasi di industry. Peserta juga akan diajakan melakukan simulasi PHA terhadap berbagai proses berbahaya dalam industry.
Sasaran dan Manfaat Training K3 Process Hazards Analysis:
Peserta mampu memahami apa yang dimaksud Process Hazards Analysis / PHA, dan teknik menerapkan dan mengevaluasinya
Peserta mampu memahami konsep sebab dan akibat kecelakaan serta melakukan pencegahannya
Peserta mampu mengidentifikasi bahaya, menilai risiko (risk assessment) serta mengendalikannya
Peserta mampu melakukan inspeksi K3 secara cermat dan berkualitas
Peserta mampu memahami teknik penyelidikan kejadian / kecelakaan secara profesional, menganalisa penyebab kejadian / kecelakaan, melakukan tindakan perbaikan serta follow up dan sistem pelaporan kejadian / kecelakaan
Fasilitator Training K3 Process Hazards Analysis : Sr. Trainer HSP Academy yang memiliki pengalaman dalam bidang K3
Outline Training K3 Process Hazards Analysis:
Understanding of Hazards and Risks
Accident Causation Model
Hazards Identification Methods
Essential Elements of Process Hazards Analysis
Hazards Evaluation Technique
Safety Review
Checklist Analysis
Relative Ranking
Preliminary Hazard Analysis
What-If Analysis
What-If/Checklist Analysis
Hazard and Operability Analysis
Failure Modes and Effects Analysis
Fault Tree Analysis
Event Tree Analysis
Cause-Consequence Analysis
Human Reliability Analysis
Selecting Hazards Evaluation Technique
Analysis Follow-Up Considerations
Worked Examples for Hazard Evaluation Procedures
Jadual Training K3 Process Hazards Analysis:
Open Schedule 2 hari training (minimal peserta 3 orang)
Tempat Training K3 Process Hazards Analysis:
HSP Academy Training Center – Gading Serpong – Tangerang
Kami memiliki 7 ruang kelas dengan kapasitas 3-20 orang
Ruangan nyaman (Ada AC, projector, flip chart, tempat charger HP, meja dan kursi belajar yang ergonomis).
Parkir gratis
Antar jemput dari hotel sekitar gading serpong
Fasilitas Training K3 Process Hazards Analysis:
Hand out untuk peserta
Soft copy materi training (1 CD)
Sertifikat Training
Coffe break and lunch
Biaya Training K3 Process Hazards Analysis: Rp. 3,500,000,- (Tiga Juta Lima Ratus Ribu Rupiah)
Sebagaimana kita ketahui bahwa ujung tombak setiap program adalah manusia, termasuk dalam safety program sekalipun. Berkaitan dengan hal tersebut ada satu hal yang sering terlupakan, yaitu bahwa manusia memiliki keterbatasan. Di sini akan dikupas korelasi antara Human Performance, Human Limitation, dan Standar KuaLitas serta aspek Safety. Hal ini menjadipenting sehingga karyawan bisa memahami hal – hal yang berkaitan dengan performansi dan keterbatasannya sehingga bisa membuat perencanaan safety dengan mempertimbangkan aspek – aspek tersebut agar safety program bisa berjalan secara efektif. Manusia memiliki keterbatasan baik dilihat dari sisi fisiologi maupun psikologi. Kedua sisi ini harus diungkap secara komprehensive agar segala possibility yang memungkinkan tidak terlasksananya program safety bisa diantisipasi sedini mungkin. Jikapun masih ada deviasi maka deviasinya masin under limit control. Gangguan yang terjadi pada manusia bisa bersifat dari dalam (individual) dan bisa juga saat melakukan komunikasi / interaksi sosial. Oleh karena itu pada pelatihan ini akan diungkap semua sisi menarik dari manusia dengan harapan safety program yang sudah direncanakan bisa terlaksana dengan baik dan efektif.
Manfaat Training Human Performance in Safety Program
Memahami manusia dari sisi fisiologi maupun sisi psikologis sehingga karyawan mampu membuat perenacanaan safety program secara lebih baik dengan mempertimbangkan aspek Human Performance dan Human Limitationnya. Mampu pengendalian aspek internal dan eksternal karyawan yang memungkin performansi kerja menurun.
Outline Human Performance in Safety Program
Vision & Hearing
Information Processing
Attention & Perception
Memory
Claustrophobia & Physical Access
Motivation
Fitness / Healthy
Workload Management
Fatigue
Alcohol, Medication, & Drugs
Physical Work
Repetitive Task
Complacency
Safety Individual habbit
Target Peserta
Staf/Manager/Sr.Manager
Fasilitator
Sr Trainer HSP Academy yang berpengalaman dalam bidang K3
Jadwal Training
Open Schedule (1 hari)
Tempat
HSP Academy Training Center – Gading Serpong – Tangerang
Kami memiliki 7 ruang kelas dengan kapasitas 3-20 orang
Ruangan nyaman (Ada AC, projector, flip chart, tempat charger HP, meja dan kursi belajar yang ergonomis).
Parkir gratis
Antar jemput dari hotel sekitar gading serpong
Fasilitas
Hard / Soft Copy Materi Training
Sertifikat Training
2x coffee break
Makan Siang
Investasi
Pendaftaran peserta : Rp. 1,500,000,- (Satu Juta Lima Ratus Ribu Rupiah Rupiah)
Training Implementasi Behavior Basic Safety (BBS) PT Pacinesia Chemical Industry
Identifikasi kebutuhan pengetahuan safety yang berhubungan dengan pekerjaan karyawan memang penting. Setelah identifikasi tentu harus diikuti dengan pemenuhan atas gap persyaratan dengan kondisi aktual yang ada. Metode yang digunakan bisa berupa pelatihan, sosialisasi, safety meeting, pamflet, spanduk, sticker, dan sebagainya. Namun ada yang lebih penting lagi yaitu menyangkut implementasi dari program safety yang telah dibuat. Jadi safety jangan hanya sekedar slogan atau jargon, tapi harus terimplementasi dengan baik, termasuk dukungan komitmen manajemen dalam pemenuhan sarana pendukungnya. Dalam pelaksanaan program safety di suatu perusahaan / industri aktualnya selalu ditemukan beberapa hambatan yang berujung pada terjadinya incident atau accident. Kasus incident / accident yang terjadi ternyata tidak berdiri sendiri. Dan factor penyebab utama yang sering terjadi adalah karena Human Error. Untuk itu sangat diperlukan mengenai pemahaman human error. To minimize error, we must understand of error itself. Oleh karena itu pada pelatihan ini akan dibahas secara mendetail tentang masalah Human error sehingga manfaatnya akan sangat dirasakan, baik oleh karyawan itu sendiri maupun perusahaan.
Manfaat Training
Memahami berbagai hambatan dalam mengimplementasikan program safety di perusahaan, terutama yang berkaitan dengan hal – hal yang disebabkan oleh Human Error. Mampu melakukan berbagai langkah antisipatif untuk meminimize error, sehingga berbagai incident / accident akibat hal tersebut bisa diminimalisir dan dihilangkan.
Outline
Error Models & Theories
Dirty Dozen
Lack of Communication & Teamwork
Lack of Knowledge & Resources
Lack of Awareness & Assertiveness
Norms, Pressure & Complacency
Distraction, Fatigue & Stress
Types of Error
Violations
Implication of Error
Avoiding and Managing Error
Human Reliability
Circadian Cycle
Murphy’s Law
Target Peserta
Staf/Manager/Sr.Manager
Fasilitator
Sr. Trainer HSP Academy yang berpengalaman dalam bidang K3.
Jadual Training
Open Schedule (1 hari)
Tempat
HSP Academy Training Center – Gading Serpong – Tangerang
Kami memiliki 7 ruang kelas dengan kapasitas 3-20 orang
Ruangan nyaman (Ada AC, projector, flip chart, tempat charger HP, meja dan kursi belajar yang ergonomis).
Parkir gratis
Antar jemput dari hotel sekitar gading serpong
Fasilitas
Hard / Soft Copy Materi Training
Sertifikat Training
2x coffee break
Makan Siang
Investasi
Pendaftaran peserta : Rp. 1,500,000,- (Satu Juta Lima Ratus Ribu Rupiah Rupiah)
Latar Belakang Training K3 Manajemen Bahan Kimia Berbahaya:
Semua industri manufacturing bisa dipastikan menggunakan berbagai macam bahan kimia baik sebagai bahan baku, bahan intermediate atau produk akhir. Penggunaan dan penyimpanan bahan kimia pada proses industri memberikan potensi bahaya dan risiko yang sangat besar. Sudah banyak kejadian kecelakaan yang sangat fatal diakibatkan oleh kesalahan pengelolaan bahan kimia didalam proses industri. Kecelakaan tersebut dapat dihindari atau dicegah dengan sistem manajemen bahya bahan kimia yang baik. Pemahaman terhadap sifat bahaya bahan kimia adalah kunci pokok dalam merancang sistem menajemen bahaya bahan kimia didalam industri.
Sasaran dan Manfaat Training K3 Manajemen Bahan Kimia Berbahaya:
Peserta diharapkan akan memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk memahami bahaya bahan kimia, melakukan kajian bahaya dan risiko bahan kimia, mampu menggunakan tools untuk melakukan analisis dan kajian bahaya kimia, mampu mengembangkan program pengelolaan bahan kimia untuk menghindari terjadinya kecelakaan bahan kimia, dan mampu mengkomunikasikan bahaya bahan kimia,
Meningkatkan kesadaran para peserta akan tingginya bahaya kimia ditempat kerja serta mampu menghindari dan mencegah kecelakaan bahan kimia.
Siapa Yang Harus Hadir Training K3 Manajemen Bahan Kimia Berbahaya:
Staf/Manager Produksi, Laboratorium, Gudang dan Maintenance.
Staf/ Manager K3
Fasilitator Training :
Sr. Trainer HSP yang berpengalaman dalam bidang Manajemen B3 diberbagai Industri.
Outline Training :
Peraturan Perundangan Terkait Bahan Kimia Berbahaya
Kalsifikasi B3 Berdasarkan PP 74/2001, GHS dan NFPA
Identifikasi dan Kriteria B3
MSD dan Label
Pengelolaan dan Penyimpanan B3
Pengangkutan dan Pemindahan B3
Teknik Evaluasi Bahaya Proses Kimia
Manajemen Bahaya Reaktifitas Kimia
Kebakaran dan Ledakan di Industri Kimia
Inherently Safer Chemical Process
Strategy Tanggap Darurat Kecekaan B3
P3K Kecelakaan Bahan Kima
Alat Pelindung Diri
Fasilitas Training :
Hard / Soft Copy Materi Training
Sertifikat Training dari HSP Academy
2x coffee break
Makan Siang
Gimmick
Jadual Training Training :
Open Schedule 3 hari training (Minimal peserta 4 orang)
Tempat Training :
HSP Academy Training Center – Gading Serpong – Tangerang
Kami memiliki 7 ruang kelas dengan kapasitas 3-20 orang
Ruangan nyaman (Ada AC, projector, flip chart, tempat charger HP, meja dan kursi belajar yang ergonomis).
Parkir gratis
Antar jemput dari hotel sekitar gading serpong
Investasi Training :
Biaya pendaftaran: Rp. 5,000,000,- (Lima Juta Ribu Rupiah)
Bahaya dan risiko ada dimana-mana di sekeliling kita. Jenis bahaya dan tingkat risiko tergantung dari kondisi lingkungan yang dihadapi termasuk di lingkungan kerja. Jenis bahaya dan tingkat risiko dari setiap tahapan proses dalam suatu proses industry adalah spesifik. Tidak semua pekerja mampu mengenali bahaya dan risiko dari pekerjaan yang mereka lakukan. Mengetahui jenis bahaya dan tingkat risiko di lingkungan kerja adalah kunci pokok untuk dapat mengendalikan bahaya dan risiko tersebut agar tidak menjadi malapetaka atau kecelakaan yang tidak diinginkan. Berbagai teknik telah dikembangkan untuk mengidentifikasi bahaya dan kajian risiko sehingga dapat dikembangkan sistem atau program pengendalian bahaya dan risiko ditempat kerja. HIRAC dan JSA adalah metode yang banyak digunakan dalam melakukan identifikasi bahaya ditempat kerja.
HIRAC adalah serangkaian proses mengidentifikasi bahaya yang dapat terjadi dalam aktifitas rutin ataupun non rutin diperusahaan, kemudian melakukan penilaian risiko dari bahaya tersebut lalu membuat program pengendalian bahaya tersebut agar dapat diminimalisir tingkat risikonya ke yang lebih rendah dengan tujuan mencegah terjadi kecelakaan.
JSA adalah serangkaian proses untuk mengidentifikasi bahaya dari setiap tahapan – tahapan suatu pekerjaan lalu dinilai bahayanya dan dibuatkan program pengendaliannya dengan tujuan untuk mencegah kecelakaan dalam melakukan pekerjaan tersebut.
Pelatihan ini dirancang untuk memberikan kompetensi kepada peserta training bagaimana prosedur dalam pembuatan HIRAC dan JSA serta membuat HIRAC dan JSA dengan menggunakan format standar serta menggunakan Qualitative Risk Matrix. Setelah mengikuti pelatihan ini peserta diharapkan dapat membuat dan menerapkan HIRAC dan JSA diperusahaan sehingga kecelakaan dapat dicegah dan ditanggulangi dengan baik sesuai dengan aturan yang berlaku diperusahaan.
Sasaran Training K3 HIRAC dan JSA:
Peserta diharapkan akan memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk memahami dan menerapkan konsep identifikasi bahaya dan risiko K3.
Peserta mampu melakukan analisis bahaya dan penilain risiko ditempat kerja.
Peserta mampu mengembangkan sistem pengendalian bahaya dan risiko di perusahaan.
Peserta memahami Format HIRAC dan JSA
Peserta mampu membendakan antara SOP, JSA dan HIRAC
Peserta mampu membuat JSA pekerjaan diperusahaan masing – masing
Siapa Yang Harus Hadir Dalam Training K3 HIRAC dan JSA:
Staf/Manager Produksi, Lab, Gudang dan Maintenance Engineering
Staf/Manager K3
Fasilitator Training K3 HIRAC dan JSA :
Trainer – Trainer HSP Academy yang memiliki pengalaman dalam bidang K3 dan akademik.
Outline Training K3 HIRAC dan JSA :
HIRAC:
Pemahaman Tentang Bahaya
Pemahaman Tentang Risiko
Konsep Kecelakaan Kerja
Konsep HIRAC
Teknik dan Tools Identifikasi Bahaya dan Risiko di Tempat Kerja
HAZOP
FMEA
Checklist
What if
Fault Tree Analysis
Event Tree Analysis
Cause Consequence Analysis
Etc.
Teknik dan Tools Penilaian Risiko
Mengembangkan Manajemen Kontrol Risiko di Perusahaan
Latihan dan Kerja Kelompok
JSA:
Pengertian JSA dan SOP
Kriteria Pembuatan JSA
Format JSA
Langkah-langkah pembuatan JSA dan penerapannya.
Latihan dan kerja kelompok
Jadual Training K3 HIRAC dan JSA:
Open Schedule 2 hari training (Minimal peserta 4 orang)
Lokasi Training K3 HIRAC dan JSA:
HSP Academy Training Center – Gading Serpong – Tangerang
Kami memiliki 7 ruang kelas dengan kapasitas 3-20 orang
Ruangan nyaman (Ada AC, projector, flip chart, tempat charger HP, meja dan kursi belajar yang ergonomis).
Parkir gratis
Antar jemput dari hotel sekitar gading serpong
Fasilitas Training K3 HIRAC dan JSA:
Hand out untuk peserta
Soft copy materi training (1 CD)
Sertifikat Training
Investasi: Rp. 3,500,000,- (Tiga Juta Lima Ratus Ribu Rupiah)
Latar Belakang Training K3 Manajemen Alat Pelindung Diri:
Alat Pelindung Diri (APD) adalah peralatan yang dipakai oleh seorang pekerja untuk meminimalkan paparan terhadap bahaya kerja tertentu. Contoh APD termasuk respirator, sarung tangan, celemek, perlindungan jatuh, dan pakaian pelindung penuh, serta perlindungan kepala, mata dan kaki. Menggunakan APD hanya salah satu unsur dalam program keselamatan kerja yang dapat diterapkan diantara berbagai strategi untuk memelihara lingkungan kerja yang aman dan sehat, meskipun APD tidak mengurangi bahaya itu sendiri dan juga tidak menjamin perlindungan permanen atau total. Namun APD merupakan pertahanan terakhir dari Hirarki Pengendalian Bahaya. Maka perusahaan sangat perlu mengembangkan program APD secara terstruktur dan efektif agar APD yang sudah disediakan digunakan secara efektif oleh pekerja.
Sasaran Training K3 Manajemen Alat Pelindung Diri:
Peserta diharapkan akan memiliki pengetahuan tentang APD dan jenis-jenis APD.
Peserta diharapkan mampu melakukan survey untuk identifikasi sumber bahaya ditempat kerja.
Peserta diharapkan mampu menentukan jenis APD yang diperlukan perusahaan.
Peserta diharapkan memiliki kemampuan untuk melakukan fit testing APD.
Peserta mampu mengembangkan program APD dan promosi APD.
Siapa Yang Harus Hadir Dalam Training K3 Manajemen Alat Pelindung Diri :
Staf/Manager Produksi, Lab, Gudang dan Maintenance Engineering
Staf/Manager K3
Fasilitator Training K3 Manajemen Alat Pelindung Diri :
Trainer-trainer HSP Academy yang memiliki pengalaman akademis dan K3 diberbagai industry.
Outline Training K3 Manajemen Alat Pelindung Diri :
Standar dan regulasi terkait APD
Konsep dan Jenis Alat Pelindung Diri
Survei tempat kerja
Metode pemilihan pengendalian yang tepat
Metode pemilihan APD yang sesuai
Fit testing
Mengembangkan program pelatihan APD
Pemeliharaan APD
Promosi APD
Audit program
Jadual Training K3 Manajemen Alat Pelindung Diri:
Open Schedule 2 hari training (minimal peserta 4 orang)
Tempat Training K3 Manajemen Alat Pelindung Diri:
HSP Academy Training Center – Gading Serpong – Tangerang
Kami memiliki 7 ruang kelas dengan kapasitas 3-20 orang
Ruangan nyaman (Ada AC, projector, flip chart, tempat charger HP, meja dan kursi belajar yang ergonomis).
Parkir gratis
Antar jemput dari hotel sekitar gading serpong
Fasilitas Training K3 Manajemen Alat Pelindung Diri:
Hand out untuk peserta
Sertifikat Training
Coffe break and lunch
Gimmick
Biaya Training:
Pendaftaran peserta : Rp. 3,750,000,- (Tiga Juta Tujuh Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah)
Latar Belakang Training K3 Teknik Investigasi Kebakaran:
Peristiwa kebakaran pada proses industri dapat dikategorikan sebagai kecelakaan katastropik, karena kebakaran dapat menyebabkan terjadinya ledakan yang bisa menimbulkan kerugian yang sangat besar. Kebakaran dapat terjadi dimanapun dan kapanpun, hampir tidak ada ruang atau tempat yang terbebas dari risiko kebakaran. Investigasi kebakaran perlu dilakukan untuk menemukan akar penyebab terjadinya kebakaran sehingga dapat dibuat tindakan perbaikan dan pencegahan yang tepat. Namun investigasi kebakaran yang dilakukan secara tidak benar dapat menghasilkan rekomendasi yang tidak tepat. Untuk itu diperlukan teknik investigasi yang tepat dengan menggunakan metode-metode ilmiah yang sudah diuji dan banyak digunakan. Training K3 investigasi kebakaran akan menjelaskan secara komprehensive bagaimana melakukan investigasi kebakaran secara profesional, efektif dan tepat.
Sasaran dan Manfaat Training K3 Teknik Investigasi Kebakaran:
Peserta diharapkan akan memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk memahami konsep terjadinya kebakaran.
Peserta mampu melakukan identifikasi sumber-sumber bahaya penyebab kebakaran.
Peserta memimiliki pemahaman tentang urutan terjadinya kebakaran.
Peserta mampu menganalisa temuan lapangan.
Peserta mampu membuat laporan hasil investigasi dan rekomendasi.
Peserta mampu membentuk dan memimpin team investigasi kebakaran.
Fasilitator : Ir. Adrianus Pangaribuan, MT.,CFEI
Fire & Explosion Senior Engineer Certified Fire & Explosion Investigator : 14553-9874. Mr. Adrianus Pangaribuan holds a Master in engineering, majoring in Mechanical Engineering with sub study in Fire Engineering from University of Indonesia. Degree in Electrical Engineer also from University of Indonesia, and Middle Diploma Engineer from Polytechnic University of Indonesia majoring in Electrical Engineering. Through out his career He is gained significant experienced, first 2 years his spend as maintenance engineer, 17 years as site engineer, site manager, project engineer, senior engineer and technical director all in the Mechanical & Electrical field in the Building & Industries sector. During his experience he has been working with national and international clients and with good communication skill, cooperative, good time management and problem solving oriented. Since 2007 based on his field experience and formal education he is beginning to work in fire & explosion investigation field but limited to mechanical explosion such as BLEVE, Dust explosion, Electrostatic, and Deflagration and get the certificate as a Certified Fire & Explosion Investigation (CFEI) from NAFI (National Association Fire Investigation) – USA and the first Indonesia who get this certificate. As a Fire & Explosion Investigator, he also knows and understands how to protect and prevent the fire and explosion from the design by conduct the Process Hazard Analysis ( HAZOP, HAZID, SIL, LOPA, etc) until implementation under his supervision.
Training Implementasi Behavior Basic Safety (BBS) PT Pacinesia Chemical Industry
Latar Belakang Training Behavior Based Safety (BBS):
Training Behavior Based Safety (BBS) adalah sangat penting karena Berbagai hasil investigasi kecelakaan kerja telah membuktikan bahwa faktor utama penyebab terjadinya kecelakaan adalah faktor manusia yang bertindak tidak aman (unsafe act). Bahkan Heinrich yang dikenal sebagai pakar yang banyak mengembangkan berbagai teori kecelakaan menyatakan bahwa 80% penyebab terjadinya kecelakaan disebabkan oleh unsafe act, 18% disebabkan oleh unsafe condition dan 2% disebabkan oleh faktor lain. Berbagai penelitian yang dilakukan oleh pakar-pakar K3 diberbagai industri menunjukkan betapa pentingnya perilaku selamat untuk menurunkan tingkat kecelakaan dan meningkatkan produktifitas kerja. Sejak diperkenalkan pada tahun 1990 program BBS telah banyak diterapkan oleh berbagai perusahaan besar untuk menekan kecelakaan kerja dan meningkatkan produktifitas. Pelatihan ini akan mejelaskan bagaimana cara menerapkan program BBS dan melibatkan semua pekerja dalam program BBS.
Sasaran dan Manfaat Training Behavior Based Safety (BBS):
Peserta diharapkan akan memiliki pengetahuan tentang perilaku aman dan tidak aman.
Peserta akan mampu mengidentifikasi perilaku tidak aman.
Peserta mampu mengembangkan program intervensi perilaku K3.
Meningkatkan kesadaran pekerja untuk berperilaku aman dalam bekerja sehingga dapat meningkatkan produktifitas kerja perusahaan.
Peserta mampu mengimplementasikan BBS di perusahaan.
Fasilitator Training Behavior Based Safety (BBS):
Sr. Trainer HSP yang berpengalaman dalam menerapkan BBS di Industri.
Outline Training Behavior Based Safety (BBS) :
Day 1:
Incident Fundamental
Human error and accident causation
Incident prevention and BBS
Group discussion and exercise
Day 2:
BBS Principle
BBS process
Development of Critical Behavior Checklist
Observation and interview methodology
Group discussion and exercise
Day 3:
Statistical Analysis of Observation data
Communication and coaching skill
Leader role in implementation BBS
Group discussion and exercise
Fasilitas Training Behavior Based Safety (BBS):
Hard / Soft Copy Materi Training
Sertifikat Training HSP
Gimmick
2x coffee break
Makan Siang
Durasi Training Behavior Based Safety: 3 Hari
Tempat Training Behavior Based Safety (BBS):
HSP Academy Training Center – Gading Serpong – Tangerang
Kami memiliki 7 ruang kelas dengan kapasitas 3-20 orang
Ruangan nyaman (Ada AC, projector, flip chart, tempat charger HP, meja dan kursi belajar yang ergonomis).
Parkir gratis
Antar jemput dari hotel sekitar gading serpong
Investasi Training Behavior Based Safety (BBS):
Pendaftaran peserta : Rp. 5,250,000,- (Lima Juta Dua Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah)