Mimilih Pakaian Pelindung Bahan Kimia Yang Tepat

By HSP,

Tujuan menggunakan pakaian pelindung bahan kimia adalah untuk melindungi kulit dari berbagai risiko bahan kimia berbahaya. Kulit adalah merupakan salah satu jalur masuk bagi kontaminan kedalam tubuh yang dapat menyebabkan kerusakan pada organ tubuh bagian dalam. Disamping itu bahan kimia juga dapat menyebabkan iritasi kulit, luka bakar atau sentisasi. Sarung tangan atau pakaian pelindung yang menutupi seluruh tubuh secara rapat (encapsulating) dapat melindungi tubuh dari bahan kimia tertentu namun bisa jadi tidak dapat melindungi dari bahan kimia lain. Bisa jadi suatu jenis sarung tangan tahan terhadap bahan kimia A akan tapi larut dalam bahan kimia B. Oleh karena itu menjadi sangat penting untuk menentukan pakaian pelindung mana yang tepat untuk bahan kimia tertentu.

Bagaimana memilih pakaian pelindung kimia yang tepat?

Adatiga hal penting yang harus diperhatikan dalam memilih pakaian pelindung, yaitu:

  • Sifat permeable, penetration dan degradation dari bahan pakaian pelindung.
  • Proses pemilihan pakaian pelindung.
  • Pertimbangan pemilihan dan penggunaan pakaian pelindung.

Permeasi, penetrasi dan degradasi merupakan faktor penting yang harus dipertimbangkan pada saat menentukan ketahanan pakaian pelindung terhadap bahan kimia yang digunakan. Permeasi adalah difusi bahan kimia secara molekuler melalui pakaian pelindung, gerakan bahan kimia pada pakaian pelindung tidak langsung terlihat oleh mata karena terjadi pada tingkat molekul atau mikroskopis. Lama waktu yang diperlukan oleh bahan kimia untuk menembus bahan pelindung disebut waktu terobos. Kecepatan dari gerakan bahan kimia untuk menerobos bahan pelindung disebut dengan laju permeasi. Efek dari permeasi terhadap bahan pelindung mulai dari tidak ada efek sama sekali sampai pada larutnya atau hancurnya bahan pelindung. Berubahnya sifat fisik dari bahan pelindung seperti kekuatan, warna, kelenturan, dsb disebut sebagai degradasi. Kerusakan yang terjadi bisa robek, berlobang, atau kerusakkan lainnya yang kadangkala tidak bisa diamati dengan mata telanjang.

Proses pemilihan pakaian pelindung merupakan hal kedua yang sangat perlu diperhatikan. Ada beberapa faktor yang harus dipertimbangkan pada saat pemilihan pakaian pelindung, namun untuk kondisi tertentu diperlukan analisis yang lebih detil dan rinci, secara umum petunjuk pemilihan dapat dilihat seperti pada tabel.

Tabel- Cek list untuk pemilihan pakaian pelindung bahan kimia

No

Ceklist

Catatan

1 Analisa bahaya dan risiko Cek MSDS bahan kimia
2 Analisa perlu tidaknya menggunakan pakaian pelindung Cek spesifikasi bahan kimia
3 Menentukan daya tahan bahan pelindung Cek spesifikasi bahan pelindung
4 Memilih pelindung yang paling tepat Bahan,ukuran, warna, dsb.

Terdapat 7 faktor penting yang harus ditentukan dalam proses pemilihan pakaian pelindung, yaitu:

  1. Apakah pekerjaan tersebut bisa dikerjakan tanpa pakaian pelindung bahan kimia.
  2. Jenis pajanan yang mungkin terjadi.
  3. Apa efeknya jika kontak dengan bahan kimia tersebut.
  4. Sifat ketahanan fisik pakaian pelindung yang diperlukan.
  5. Sifat ketahanan kimia pakaian pelindung yang diperlukan.
  6. Faktor pekerja yang dibutuhkan.
  7. Biaya yang diperlukan.

Pertimbang lebih lanjut dalam proses pemilihan dan penggunaan pakaian pelindung adalah sebagai berikut:

  • Permeasi bahan kimia terhadap bahan pakaian pelindung bisa cepat atau lambat. Ingat bahwa permeasi bisa saja tidak diketahui karena tidak ada perubahan fisik atau warna dari bahan pelindung. Perubahan warna, texture, mengeras atau melunak merupakan tanda terjadinya degredasi bahan pelindung.
  • Sebagus apapun bahan pelindung menjadi tidak berguna manakala robek, berlobang, terpotong atau rusak. Maka sebelum menggunakan pakaian pelindung pekerja harus memastikan tidak ada cacat dari pakaian pelindung yang akan dipakai. Untuk sarung tangan dapat dicek dengan meniup dengan udara tekan untuk mengetahui apakah ada kebocoran atau tidak. Pakaian pelindung dapat dilihat dibawah sinar lampu untuk mengetahui apakah ada lobang atau kerusakan.
  • Sebuah pakaian pelindung dapat melindungi dari salah satu bahan kimia dengan sangat baik, tetapi mungkin tidak bisa melindungi dari bahan kimia lain secara baik. Tidak ada satu pakaian pelindung untuk semua bahan kimia. Maka perhatikanlah bahan kimia atau campuran bahan kimia yang akan digunakan sebelum memilih pakaian pelindung yang tepat.
  • Rekomendasi pakaian pelindung biasanya didasarkan pada hasil pengujian pada suhu kamar. Karena pada suhu yang lebih tinggi akan menurunkan waktu terobos bahan kimia.
  • Secara umum lebih tebal lebih baik karena dapat meningkatkan waktu terobos bahan kimia. Namun jika terlalu tebal akan lebih kaku sehingga menyulitkan pada saat digunakan. Dapat juga digunakan dua lapis untuk mendapatkan perlindungan yang lebih baik.
  • Secara umum sarung tangan atau pakaian pelindung lainnya mungkin terlihat sama secara fisik, oleh karena itu pastikan jenis bahan dari pakaian pelindung agar sesuai dengan bahan kimia yang ditangani. Jangan hanya tergoda dengan warna atau penampilan lain dari pakaian pelindung yang ditawarkan.
  • Setelah bahan pelindung ditembus atau menyerap bahan kimia, maka bahan pelindung harus dibersihkan untuk menghilangkan kontaminasi jika memungkin, namun jika tidak bisa di dekontaminasi maka harus dibuang. Sarung tangan bahan kimia yang biasanya boleh digunakan untuk periode waktu 15 menit sampai dengan 8 jam tidak boleh digunakan kembali untuk bahan kimia berbahaya.
  • Berbagai bahan pelindung yang dijual dipasaran umumnya menggunakan nama bahan generik. Setiap manufaktur menggunakan nama generik dari bahan polimer yang dibuat. Yang harus diperhatikan adalah bahwa formulasi bahan polimer yang berbeda akan menghasilkan properties yang berbeda, bahkan formula yang sama bisa menghasilkan properties yang berbeda dari satu lot ke lot produksi yang lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan ketahanan kimia  yang signifikan dari variasi tersebut terhadap Neoprene, Nitril dan PVC. Oleh sebab itu lakukan pengecekan terhadap hasil uji lab dari material yang akan digunakan. Anda bisa mendapatkan hasil uji pakaian pelindung untuk lot number yang ada beli dari supplier anda dengan meminta CoA (certificate of analysis) dari lot tersebut.
  • Beberapa jenis pakaian pelindung memiliki self life (waktu pakai) atau memerlukan kondisi penyimpanan khusus, misalnya tidak boleh kena panas matahari, suhu tertentu, dsb. Pastikan anda mengikuti instruksi penggunaan dan penyimpanan dengan benar untuk menghindari gagal klaim (waranty) pada saat terjadi kerusakan.
  • Sarung tangan yang sangat tipis yang terbuat dari rubber dan polypropilen seringkali memiliki daya tahan kimia yang buruk. Bahan ini juga memiliki daya tembus dan kekuatan yang buruk. Natural rubber(bahan karet alam) juga menimbulkan efek alergi pada banyak pengguna.
  • Bahan kimia korosive dapat merusak daya tahan bahan pelindung dan memperpendek waktu terobos, juga dapat membuat bahan pelindung menjadi keras dan mudah retak.

SEMOGA BERMANFAAT

HSP

 

 

 

 

Print Friendly, PDF & Email